Foto: Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni. S.STP. M.Si camat Gumukmas
Foto: Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni. S.STP. M.Si camat Gumukmas
MEMOonline.co.id, Jember- Stunting adalah kondisi di mana panjang atau tinggi badan balita kurang dari standar berdasarkan usianya. Penyebab utamanya adalah kekurangan energi kronis atau infeksi menahun. Stunting masih menjadi masalah serius di Kabupaten Jember, khususnya di Kecamatan Gumukmas.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah kecamatan dan desa se-Kecamatan Gumukmas sepanjang tahun 2023. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif dengan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.
"Berdasarkan data yang disampaikan pada minilokakarya 25 Juli 2024, jumlah balita stunting di Kecamatan Gumukmas menurun sebanyak 181 kasus, dari 389 balita pada Agustus 2023 menjadi 208 pada Juni 2024. Prevalensi stunting juga turun dari 5,23% pada tahun 2023 menjadi 4,13% hingga Juni 2024," ungkap Nino, Camat Gumukmas (11/08/2024).
Namun, pencapaian ini tidak membuat pemerintahan desa dan Muspika Gumukmas berpuas diri. Sebaliknya, mereka semakin termotivasi untuk terus berkomitmen dan berinovasi dalam mewujudkan Kecamatan Gumukmas Zero Stunting.
"Salah satu bukti nyata komitmen ini adalah penyelenggaraan rembuk stunting di 8 desa se-Kecamatan Gumukmas hingga akhir Juli 2024. Kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam evaluasi upaya percepatan penurunan stunting," tambahnya.
Pendampingan dari Kepala Puskesmas, Kasi PMKS, Ketua BPD, serta dukungan dari TNI dan Polri juga dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita stunting dan ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK), berupa protein hewani seperti telur dan susu selama 3 bulan.
Evaluasi keberhasilan program dilakukan secara berkala setiap bulan, dan hasil akhir menunjukkan perbaikan status gizi pada sasaran program. "Intervensi spesifik yang dilakukan telah memberikan dampak positif dan akan terus diperluas cakupannya," ujar Nino.
Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan penyelenggaraan rembuk stunting tingkat Kecamatan dalam waktu dekat. Muspika Gumukmas juga telah menunjukkan komitmennya melalui program inovasi Gumukmas Optimis Bebas Stunting (GO-Besti).
Penulis : Zainal Arifin
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak