Dipicu Undangan Pemilu Tidak Dibagikan, Warga Desa Gunung Rancak Sampang Geruduk Sekretariat PPS

Foto : Warga desa Gunung Rancak geruduk sekretariat PPS setempat lagi dijaga ketat pihak kepolisian (Tangkapan layar)
1641
ad

MEMOonline.co.id, Sampang- Puluhan warga desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur geruduk sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa setempat.

Puluhan warga tersebut geruduk sekretariat PPS setempat diduga kerena form C6 atau surat undangan pemberitahuan pencoblosan tidak dibagikan kepada warga.

Tidak diketahui secara pasti, mengapa form C6 tidak didistribusikan oleh pihak penyelenggara setempat.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

"Benar mas, bahkan dari pihak kepolisian sudah ada di lokasi," katanya, Selasa (13/2/2024).

Kata dia, hari ini sekitar pukul 16.50 wib, lagi dilakukan mediasi oleh pihak Polsek Robatal. Namun masih belum menemukan titik temu.

"Ini lagi dilakukan mediasi," papar dia.

Lebih lanjut Dedy menambahkan, ada 130 personil gabungan sudah ada di lokasi, terdiri dari BKO Polda Jatim, BKO Polres Sampang dan dari Brimob.

"Teman - teman kepolisian sudah di lokasi mas," pungkas Dedy.

Penulis     :    Fathur

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pelaksanaan Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, menjadi sorotan publik....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

Komentar