Ariyanto Hendrata Sentil Walikota dan DPRD Kota Bekasi: Jangan Masuk Lubang Yang Sama!

Foto: Ariyanto Hendrata 
1952
ad

MEMOonline.co.id, Kota Bekasi - Setelah setahun lebih menjadi pelaksana tugas (Plt), Tri Adhianto Tjahyono akhirnya resmi dilantik sebagai Walikota Bekasi definitif beberapa waktu lalu.

Meski jabatan Walikota Bekasi tidak lebih dari satu bulan, tapi harapan Walikota Tri Adhianto membawa perubahan terhadap Kota Patriot itu cukup besar.

Akan tetapi tidak sedikit pula pihak yang juga mewanti-wanti Tri Adhianto sebagai Walikota definitif untuk berhati-hati.

Seperti Ariyanto Hendrata misalnya. Mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi itu dengan tegas meminta Tri Adhianto tidak sembrono dalam soal pengambilan kebijakan.

"Meskipun sudah diujung masa kepemimpinan, Pak Tri harus cermat dan hati-hati," ungkap Ariyanto Hendrata, Kamis (31/8/2023) siang.

Calon legislatif dari Partai Gelora Indonesia itu menyinggung soal Tri Adhianto Tjahyono yang sudah punya hak untuk mengangkat pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi sebagai Walikota definitif.

"Kebijakan penempatan SDM strategis harus dilakukan karena kebutuhan roda organisasi dan public services, bukan semata kepentingan jangka pendek," ucapnya.

Tak cuma Walikota, Ariyanto Hendrata juga turut menyentil anggota DPRD Kota Bekasi terkait APBD.

"Soal penyusunan APBD 2024 dan APBD perubahan 2023 misalnya, itu harus benar-benar berpedoman pada peraturan Mendagri yang berlaku," tuturnya.

Ariyanto Hendrata juga meminta eksekutif dan legislatif Kota Bekasi untuk benar-benar tidak terjerumus dalam lubang yang sama.

"Tidak boleh ada program yang keluar dari perencanaan yang sudah masuk dalam sistem Bapelitbangda, sebab mereka pun (DPRD) ikut dalam penyusunan APBD. Jadi jangan masuk lubang yang sama, jangan ulangi kesalahan pimpinan terdahulu," tegas Ariyanto.

Sosok yang pernah berseteru dengan Ahok soal sampah DKI Jakarta ini meminta agar semua kebijakan strategis dilakukan dengan melalui proses kajian yang matang.

"Penandatangan kerjasama strategis misalnya, itu harus melalui kajian yang benar-benar matang, ngelotok gitu, biar apa? Biar tepat sasaran dan punya azas manfaat publik yang luas," himbaunya.

Ariyanto Hendrata meyakini, walaupun hanya sesaat masa kepemimpinan Walikota Bekasi, tapi pasti akan punya dampak besar untuk Kota Bekasi kedepannya.

"Kepemimpinan Pak Tri ini walaupun sebentar tapi akan punya dampak strategis kedepannya karena mengesahkan kebijakan strategis Kota Bekasi," jelasnya.

Selain itu, mantan anggota DPRD Kota Bekasi 2 periode ini kembali mengingatkan Walikota dan DPRD Kota Bekasi terkait Pemilu 2024.

"Apalagi tahun depan ada Pileg, Pilpres hingga Pilkada. Semua strategis tapi sekali lagi harus hati-hati dan cermat," pungkasnya.

Penulis    : Bambang

Editor      : Udiens

Publisher : Syafika Auliya

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Bekasi- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan dampak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Gelaran Rubaru Agro Wisata Fest 2026 kembali menjadi sorotan....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Potensi gesekan mulai terlihat dalam pembangunan tanggul pengaman aliran Kali Regoyo di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Komentar