Gerah Kondisi Jalan Rusak, Aliansi Mahasiswa Sumenep Sindir Pemerintah Dengan Kata "Kereta Api Dibanggakan, Jalan Rusak Dibiarkan"

Foto: Seorang aktivis dengan benner bertuliskan "Kereta Api Dibanggakan, Jalan Rusak Dibiarkan" saat melakukan aksi
4052
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Viralnya video yang diuplod oleh seorang pengendara saat melintas di Simpang Tiga Perumahan Bumi Sumekar Asri beberapa waktu lalu, tepatnya di Jalan Adhirasa, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang kondisinya rusak parah, memaksa Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) turun jalan, Kamis (4/5/2023).

Hal itu dilakukan, lantaran kondisi jalan tersebut sangat memperihatinkan dan membahayakan bagi pengendara.

Tak heran bila dalam aksinya mereka membentangkan benner bertuliskan "Kereta Api Dibanggakan, Jalan Rusak Dibiarkan" sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah setempat.

Sebab, akses infrastruktur yang dinilai vital khususnya terhadap masyarakat itu, dinilai kurang diperhatikan oleh pemerintah.

Koordinator lapangan (Korlap) Ardi mengatakan, jalanan tersebut sudah mengalami kerusakan parah dan tak kunjung ada perbaikan bahkan hingga hari ini.

"Ini menunjukkan ketidakseriusan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjalankan amanahnya terhadap pengelolaan infrastruktur, desa terutama," ucap Ardi di hadapan awak media.

Kemudian kerusakan itu makin diperparah karena saluran air yang ada di sepanjang jalan lebih tinggi dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang khawatir dapat menimbulkan hal-hal tak diinginkan, terutama ketika musim hujan dan genangan air seperti kolam renang.

Bahkan, tak jarang mengakibatkan kendaraan khususnya roda mengalami kecelakaan di sekitar lokasi.

"Sangat disayangkan sekali karena jalannya saja rusak. Kalau kereta api hanya dinikmati segelintir orang, tapi kalau jalan digunakan oleh semua orang," lanjutnya.

Oleh sebab itu, mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan karena dinilai urgent untuk akses masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Dalam aksinya, para demonstran ini juga melakukan membentangkan spanduk, poster yang memprotes pemerintah setempat dan membawa beberapa alat peraga.

Mereka menilai pemerintah setempat lalai dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin dan justru sibuk membangga-banggakan reaktivasi kereta api.

Penulis     :    Elok Andriani

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kota Probolinggo kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan ekonomi dan pengentasan kesenjangan sosial....

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan berbasis Unit Kompetensi Kejuruan Processing...

Komentar