Foto: Gabungan Buruh Muda Bersatu (GBMB) Dwi Agus Budiarto saat dikonfirmasi awak media
Foto: Gabungan Buruh Muda Bersatu (GBMB) Dwi Agus Budiarto saat dikonfirmasi awak media
MEMOonline.co.id. Jember - Gabungan Buruh Muda Bersatu (GBMB) Dwi Agus Budiarto angkat suara perihal masalah gaji yang sedang diperjuangkan ratusan para buruh Pabrik PT Muroco.
Pabrik triplek PT Muroco yang bertempat di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur tersebut terbukti tak membayarkan hak para buruh.
Agus menjelaskan setelah mempelajari masalah perihal penunggakan gaji oleh pihak PT, Ia menyebut, jika permasalahan ini semakin berlarut, dirinya mengancam bakal menutup paksa pabrik triplek tersebut.
“Kami akan bertindak tegas. Soalnya ini menyangkut kemanusiaan,"ucap Pembina GBMB, Dwi Agus Budiarto, kepada Jurnalis Memoonline. Kamis (16/2/2023).
Agus memastikan, sengkarut gaji para buruh tersebut akan ditindaklanjuti ke pihak terkait, Ia meminta agar Disnaker Jember bergerak cepat menyelesaikan permasalahan PT Muroco.
Tak hanya itu, Agus meminta agar perusahaan untuk segera menyelesaikan persoalan gaji para buruh.
Dia berharap manajemen perusahaan tersebut dapat memusyawarahkan,"Buruh yang gak digaji itu bukan sekali ini saja, tapi banyak para buruh sebelumnya yang gajinya juga digantung," ungkap Agus.
Sebagai informasi, Ratusan para buruh PT Muroco Jember sempat melakukan aksi demonstrasi untuk menuntut haknya yang tertunda selama setahun belakangan.
Bahkan, salah satu pekerja yang telah mengundurkan diri mengaku menyesal bayaran tersebut di cicil 20-30%.
Hingga saat ini, pihak perusahaan belum mengeluarkan pernyataan terkait dengan permasalahan gaji karyawan yang belum dibayar lunas.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak