Bupati Ach. Fauzi Dapat Warisan Masalah Tambak Udang Ilegal ?

Foto: Moh. Ramli, Ketua Tim Penanganan Tambak Udang Pemkab Sumenep
1657
ad

MEMOonline.co.id. Bekasi& Maraknya keberadaan usaha tambak udang yang masih belum mengantongi izin resmi (ilegal) yang beroperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat ini telah mencapai ratusan tambak.

Hal tersebut ditenggarai telah berlangsung bertahun-tahun. Bahkan keberadaan usaha tambak udang ilegal di Kabupaten berlambang kuda terbang ini telah menjamur sebelum era kepemimpinan Bupati Ach. Fauzi, SH., MH.

Sehingga publik pun menilai jika Ach. Fauzi, SH., MH., yang masih baru menjabat sebagai Bupati Sumenep sekitar 1 tahun 4 bulan ini mendapat warisan masalah tambak udang ilegal yang mencapai 700 lebih tambak ?.

Keberadaan ratusan tambak udang ilegal di Sumenep ini pun dibenarkan oleh Moh. Ramli, selaku ketua tim penanganan tambak udang Pemkab Sumenep.

Menurutnya, usaha tambak udang di Kota Keris yang telah mengantongi izin secara resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep setidaknya ada sekitar 26 tambak.

"Ada sekitar 700 lebih perusahaan Tambak udang lainnya masih belum mengantongi izin, ini yang akan kita lakukan pemantauan, pengawasan dan penertiban," ungkap Moh. Ramli, Selasa (9/5) di Kantornya.

Moh. Ramli menegaskan bahwa dalam tim penanganan tambak udang Pemkab Sumenep dalam waktu dekat ini akan turun ke lapangan untuk melakukan penertiban tambak-tambak udang ilegal yang ada di Bumi Arya Wiraraja ini.

Menurutnya, tim penanganan tambak udang yang dikomandaninya itu akan fokus terhadap perusahaan tambak udang yang tidak mengantongi izin.

"Beberapa menit yang lalu kami sudah membahas melalui rapat internal tim. Dan dalam waktu dekat akan turun kelapangan. Ya, tidak akan lama lagi paling sekitar tiga hari lagi, secara bertahap dan tidak mungkin ratusan tambak akan diselesaikan dalam waktu yang sama," ujarnya.

Saat disinggung apakah langkah yang ditempuh oleh Pemkab Sumenep ini didasari atas hasil rekomendasi dari Legislatif ?

Moh. Ramli menuturkan bahwa hal tersebut merupakan referensi buat timnya. Dan segala masukan dari berbagai pihak tentunya merupakan motivasi bagi tim yang dipimpinnya tersebut.

"Pada akhirnya, kamipun butuh dukungan semua pihak. Segala masukan dari teman-teman LSM, Mahasiswa dan Wartawan adalah referensi dan motivasi bagi kami. Kami welcome ke semua pihak." pungkasnya.

Penulis      :   Rawiyanto- Yayuk

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- SMAS Nahdlatul Ulama (SMANU) Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

MEMOonline.co.id. Sampang- Husky CNOOC Madura Limited (HCML) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Suasana hening dan penuh penghormatan menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kraksaan di Desa Kebonagung Kecamatan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di PAUD H.I. EL-FATH melalui...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah...

Komentar