Peduli Sesama, ASPEK Kota Batu Bagikan 3.000 Takjil Olahan Daging Kelinci

Foto: Suasana saat sesi foto bersama usai membagikan takjil.
657
ad

MEMOonline.co.id. Kota Batu  - ASPEK (Asosiasi Peternak Kelinci), yang notabene sebagai wadah komunitas bagi para peternak kelinci yang ada di Kota Batu membagikan 3.000 olahan berbahan dasar daging kelinci berupa sate kelinci, kepada  masyarakat maupun pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Raya Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (14/4/2022).

Ketua ASPEK Kota Batu Kuswanto menjelaskan, hal itu dilakukan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus sebagai ajang jalinan talisilaturahmi bagi sesama peternak kelinci.

"Kegiatan bagi-bagi takjil gratis ini dalam rangka mrmpererat talisilaturahmi, sekaligus mensolidkan bagi semua anggota ASPEK, serta mensosialisasikan kepada masyarakat tentang GEMARICI," terang Cak Kus sapaan akrabnya.

Menurutnya, banyak sekali manfaat yang terkandung dalam daging kelinci yang belum banyak diketahui oleh publik selama ini.

"Jadi, manfaatnya memang banyak sekali bagi kesehatan tubuh, karena rendah kolesterol. Selain itu, juga meningkatkan vitalitas bagi pria," ungkap dia.

Di tempat yang sama, Ketua BPD Punten Rio Hendra, sangat mengapresiasi sekaligus mendukung penuh inisiasi yang dilakukan oleh ASPEK Kota Batu tersebut.

"Atas nama Pemdes Punten tentunya sangat mendukung sekali kegiatan positif seperti ini. Karena beda sekali dengan yang lain. Di mana ASPEK Kota Batu membagikan takjil berbahan olahan daging kelinci yang tidak biasa dilakukan orang ketika membagikan takjil," ungkap Den Mas Rio sapaan akrabnya.

Den Mas Rio yang juga jurnalis senior di Kota Batu ini berharap, agar perkelincian di Kota Batu dapat perhatian yang juga di dukung penuh oleh dinas terkait.

"Ya, karena Kota Wisata Batu dari dulu memang terkenal dengan beragam jenis kelinci yang dibudidayakan. Maka, sudah sepantasnya didukung oleh Pemerintah Kota Batu. Selain itu, kelinci juga merupakan salah satu ikon yang ada di Kota Wisata Batu. Semoga, perkelincian di Kota Batu dapat dikenal hingga kancah Internasional," tukasnya.

Sementara itu, Humas ASPEK Kota Batu Eko Sabdianto menambahkan, dimana keberadaan ASPEK Kota Batu selain sebagai wadah bagi komunitas para peternak kelinci kami juga berkreasi dengan membuat souvenir berbahan dasar kelinci.

"Diantaranya seperti tas, tempat tisu, gantungan kunci dan bentuk kerajinan lainnya," beber dia.

Founder KWB RABBITRY INDONESIA ini mengungkapkan, jika di setiap para peternak kelinci yang tergabung pada ASPEK Kota Batu juga membuat pakan kelinci sendiri.

"Selain beternak kelinci, kami tentunya juga membuat pakan kelinci olahan berupa pelet dengan nama Rabbit Feed. Dan bagi anggota ASPEK yang membeli, pastinya kami berikan harga miring alias diskon khusus," paparnya.

Terpisah, Hendro Mulyono Adi (40) salah seorang pengendara bermotor yang mendapatkan takjil berupa olahan daging kelinci mengucapkan terima kasihnya.

"Alhamdulilah, saya mendapatkan takjil. Terus terang saya tidak menyangka ternyata isi takjil ini daging kelinci. Terima kasih ASPEK Kota Batu, semoga ke depannya sukses dan lancar selalu serta mendapatkan berkah pahala," tandas bapak satu anak ini sembari tersenyum senang.

Penulis      :   Risma

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar