PPK Kementerian PUPR Gelar Musyawarah Ganti Rugi Lahan Tol Cibitung-Cilincing

Musyawarah Bentuk Ganti Rugi Tol Cibitung-Cilincing, di Kantor Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat Bekasi, Sabtu (7/4/2018).
3072
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan musyawarah dengan sejumlah warga di dua desa, yang terdampak proyek pembangunan Cibitung Cilincing, di wilayah Kabupaten Bekasi.

PPK Kementerian PUPR, Dodit Dimas, menjelaskan soal musyawarah ganti rugi dilakukan kedua kalinya lantaran ada perbaikan atau perubahan pada trase (Tata Ruang) dilokasi.

“Sebelumnya di Desa Gandasari sudah dilakukan musyawarah untuk bidang lain, namun untuk bidang ini kami pending karena ada perobahan dari trase itu sendiri,” kata Dodit saat Musyawarah Bentuk Ganti Rugi Tol Cibitung-Cilincing, di Kantor Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat.

Perubahan trase itu, menurut Dodit, karena desain awal. Berdasarkan tinjauan dilapangan ada penambahan yang mengakibatkan sejumlah bidang yang terkena setengah menjadi keseluruhan.

“Dilokasi, untuk bidang-bidang sudah kami lakukan pembayaran,” ucapnya.

Sementara itu, di Desa Buni Bakti ada sejumlah perbaikan, baik itu luas maupun bangunan dan lainnya.

“Jadi, masih kami perbaiki. Namun untuk komplain data tetap kami akomodir,” tegasnya.

Kementerian PUPR telah membebaskan pengadaan tanah untuk jalan tol di dua desa yakni Gandasari dan Buni Bakti. Adapun luas bidang yang dibebaskan di Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, seluas 52 bidang dan di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, mencapai 16 bidang tanah.

Pada kesempatan yang sama,  Kepala Seksi PengadaanTanah BPN Kabupaten Bekasi, Agus Susanto,  mentargetkan pembebasan lahan proyek pembangunan jalan tol Cibitung-Cimanggis/ Cibitung-Cilincing selesai di tahun 2018.

“Tahun ini harus tuntas, meski ada hambatan terkait ketidak-sesuain data-data dilapangan,” kata Agus.

Namun Agus meminta kepada warga yang terdampak pembangunan jalan tol Cibitung-Cilincing agar bisa mencermati terkait perbaikan data-data.

“Jika data-data itu sudah lengkap dan sesuai, diharapkan warga dapat melakukan pendataan ulang selama 14 hari kerja,” ujarnya.

Ditambahkan Agus, progres pembangunan Cibitung-Cimanggis sendiri hanya mencapai 60 sekian persen.

Sedangkan progres pembangunan tol Cibitung-Cilincing baru mencapai 63 persen.

“Namun untuk luas tanah masih kurang dari yang ditargetkan pada bulan April ini yang harus selesai mencapai 70 persen,” pungkasnya. (Bam/ Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar