Tak Mampu Tekan Angka TKI Ilegal, Perombakan Struktur Disnaker Sia-sia

Foto: Wahyu salah satu aktivis kepulauan
1034
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Perubahan struktur di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai belum bisa menekan maraknya angka tenaga kerja indonesia (TKI) Iligal. 

Buktinya, setiap tahun banyak warga asal kota berlambangkan kuda terbang ini yang berangkat ke negeri jiran, melalui pelabuhan tikus. Baik melalui jasa tekong atau karena dipanggil familinya di negeri orang.

"Kami tidak percaya jika angka TKI ilegal itu menurun. Faktanya begitu meskipun secara angka alami penurunan," kata Wayhu, Aktivis Kepulauan Sumenep.

Menurutnya, berdasarkan analisis sementara angka TKI setiap tahun dipastikan meningkat. Mereka berasal dari salah satu Kepulauan Sumenep.

"Jadi, bisa dikatakan sia-sia, karena perubahan struktur di Disnakertrans tidak bisa menekan tingginya angka TKI ilegal," kata pria yang pernah menjadi tekong itu.

Sekitar satu tahun Fadillah menjabat sebagai Kepala Disnaker, sebelumnya dijabat oleh Sustono yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Sebelumnya Fadillah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Terpisah Kepala Disnakertrans Sumenep Mohammad Fadillah membatah hal itu. Berdasarkan data yang dimiliki angka TKI Ilegal terus mengalami penurunan. 

Tahun 2017 angka TKI Ilegal di Sumenep mencapai 390 orang, sementara tahun 2017 mengalami penurunan menjadi 170 TKI Ilegal. "Jadi sudah lebih 200 san lah penurunan angka TKI Ilegal," jelasnya.

Penurunan itu kata Fadillah, imbas dari sosialisasi yang dilakukan oleh instansi yang saat ini dikeluti. Sosialisasi itu dilakukan diberbagai daerah yang dinilai menajadi kantong TKI, seperti di Kecamatan Ganding, Guluk-guluk, Dasuk, Batu Putih, dan Pulau Kangean.

"Kami tidak melarang masyarakat bekerja ke negara lain, tapi harus melalui jalur resmi dan mempunyai keahlian," tegasnya. (Ita/diens) 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar