MEMO Online › Pemerintahan

Resmi Dimulai, Polres Jember Awali Operasi Patuh Semeru 2026 Dengan Bagi-Bagi Cokelat dan Es Krim

Senin, 26 Oktober 2026 18:12 WIB

Foto: Kapolres Jember AKBP Alaidin
Foto: Kapolres Jember AKBP Alaidin
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Jember– Polres Jember mulai menggelar Operasi Patuh Semeru 2026 pada Senin (26/10/2026). Operasi yang berlangsung selama 14 hari hingga 8 November 2026 ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas guna meningkatkan disiplin berkendara dan menekan angka kecelakaan.

Menariknya, pelaksanaan operasi kali ini diawali dengan pendekatan humanis. Kapolres Jember AKBP Alaidin bersama jajarannya membagikan cokelat, es krim, serta stiker berisi imbauan keselamatan kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya persuasif kepolisian untuk membangun kesadaran masyarakat sebelum penindakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dilakukan.

Kapolres Jember AKBP Alaidin mengatakan, pendekatan humanis menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Meski demikian, penegakan hukum tetap diterapkan terhadap pengendara yang melanggar aturan.

“Dengan tagline ‘Pak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat’, operasi ini adalah Operasi Patuh Semeru 2026. Penindakan tetap berlaku, tetapi dilakukan secara humanis,” ujar Alaidin.

Ia menegaskan, kesadaran masyarakat untuk membawa dokumen berkendara dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan seharusnya tumbuh dari diri sendiri, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi petugas.

Menurutnya, edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas tidak boleh berhenti setelah operasi berakhir. Kepolisian akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan di jalan raya.

“Kita edukasi secara kontinu. Jadi, tidak hanya pada saat Operasi Patuh, tetapi setelah operasi pun tetap kita lakukan edukasi tentang tata cara menggunakan jalan yang baik dan benar serta melengkapi surat-surat kendaraan bermotor,” kata Alaidin.

Selain kelengkapan dokumen kendaraan, Alaidin juga mengingatkan pengendara agar mampu mengendalikan emosi, menghormati sesama pengguna jalan, dan tidak memaksakan diri saat berkendara.

Ia berharap masyarakat Jember dapat lebih bijak dalam berlalu lintas sehingga risiko kecelakaan bisa ditekan.

“Harapan saya kepada masyarakat Jember, dalam Operasi Patuh Semeru 2026 ini kita tetap bijak berkendara, saling mengalah, dan saling menjaga emosi. Ingat, keluarga selalu menanti kita di rumah, baik istri maupun anak-anak,” tuturnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini menjelaskan, operasi tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, operasi dibagi menjadi tiga pendekatan, yakni tindakan preemtif sebesar 50 persen, preventif 20 persen, serta represif 30 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan pencegahan menjadi bagian utama dalam pelaksanaan operasi, tanpa mengesampingkan penindakan terhadap pelanggaran.

Polres Jember mengimbau masyarakat untuk selalu berkonsentrasi saat mengemudi, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memeriksa kelengkapan dokumen dan kondisi kendaraan sebelum bepergian.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, kepolisian berharap kesadaran tertib berlalu lintas semakin meningkat dan keselamatan seluruh pengguna jalan di Kabupaten Jember dapat lebih terjaga.(Zain)

Berita lain di Pemerintahan