Poto : Suasana Rapat Paripurna di Aula Gedung DPRD Kabupaten Sumenep
Poto : Suasana Rapat Paripurna di Aula Gedung DPRD Kabupaten Sumenep
MEMOonline.co.id, Sumenep - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar paripurna penyampaian Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi, terkait Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020, di Aula DPRD setempat, Rabu, (9/6/2021).
Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir memberi kesempatan kepada semua fraksi DPRD Sumenep untuk menyampaikan beberapa hal terhadap Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, melalui juru bicara masing - masing fraksi-fraksi.
Dan dalam kesempatan tersebut, secara umum fraksi - fraksi memberi catatan penting terhadap nota penjelasan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020.
Diantara cacatan tersebut adalah persoalan pelayanan, infrastruktur, pendidikan, pelaku UMKM, penanganan covid-19 dan temuan-temuan lainnya.
Menanggapi cacatan dari fraksi DPRD Sumenep, Nyai Eva mengatakan bahwa catatan tersebut sangat bagus untuk lima tahun kedepan selama masa kepemimpinannya.
"visi misi kita di kepemimpinan saya dan bapak Ahmad Fauzi, dengan tagline bismillah melayani insyaallah kami akan berupaya menaikkan PAD dan beberapa hal yang sudah menjadi masukan dari DPRD Kabupaten Sumenep", tegasnya, saat diwawancarai media ini.
Bahkan pihaknya optimis bahwa visi-misinya selama lima tahun akan dapat terpenuhi.
"Mudah-mudahan visi misi dari saya dan bapak bupati di tahun-tahun berikutnya semua bisa dipenuhi," harapnya.
Selain itu, pihaknya juga menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak atas perolehan capaian Pemerintah Kabupaten Sumenep.
"Maka kami mengucapkan banyak terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terus mengupayakan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah," paparnya.
Lebih-lebih kata Nyi Eva, sapaan akrabnya, adalah Hasil audit BPK-RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2020 yang kembali menorehkan kualifikasi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-empat kalinya secara berturut-turut.
Penulis: Rifand NL
Editor: Udiens
Publisher: Lina