Foto: Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Sumenep, Rifai Hasyim
Foto: Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Sumenep, Rifai Hasyim
MEMOonline.co.id, Sumenep - Baru-baru ini Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pembukaan kembali pelaksanaan ibadah umroh tahun 2020. Pembukaan tersebut sejak bulan November ini.
Diketahui, keputusan Pemerintah Arab Saudi membuka pelaksanaan ibadah umroh setelah sukses melakukan uji coba umroh tahap I dan II, pada tanggal 4 sampai 18 Oktober lalu.
Pembukaan pelaksanaan ibadah ini tentunya menjadi kabar baik bagi masyarakat Indonesia yang sudah lama menunggu untuk berangkat ke tanah suci.
"Jadi memang dibuka per bulan November ini. Warga Indonesia yang sudah berangkat untuk ibadah umroh itu ada sekitar tiga ratusan," terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Sumenep, Rifai Hasyim.
Kata dia, meskipun Pemerintah Arab Saudi membuka kembali umroh untuk masyarakat muslim dunia, pihak pemerintah Arab Saudi tetap memberlakukan pembatasan jamaah untuk melakukan ibadah umroh. Termasuk membatasi kedatangan para jamaah.
"Informasi yang kami terima, Pemerintah Arab Saudi hanya menerima sebanyak sepuluh ribu jamaah dari seluruh dunia," ungkapnya. Senin (2/11/20).
Namun, hingga saaat ini, kata Hasyim, untuk Sumenep sendiri belum menerima surat edaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia apakah mendapatkan kuota untuk memberangkatkan jamaah atau tidak.
"Kami masih menunggu, karena informasi yang kami terima untuk Jawa Timur sendiri masih belum menerima kuota pemberangkatan jamaah umroh," pungkasnya. (Zai/red).