FPI Sumenep Ancam DPRD Yang Menyetujui UU Omnibus Law Tidak Mendapat Suara di Pemilu Mendatang

Foto: Ketua FPI Sumenep KH Jurjis Muzammil saat diwawancara
710
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Pengesahan UU Omnibus Law menuai kecapaman banyak pihak. Pasalnya, UU tersebut dinilai sangat membahayakan bagi masyarakat, termasuk pondok pesantren.

Demikian disampaikan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sumenep, KH. Jurjis Muzammil usai audensi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep. Selasa (13/10/20) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kiai kharismatik itu mengatakan, kehadirannya ke kantor DPRD untuk menyatakan sikap, berharap kepada wakil rakyat di daerah dan fraksi-fraksi agar ikut serta dalam melakukan penolakan terhadap disahkan UU Omnibus Law.

"Kami minta untuk semua fraksi tanpa terkecuali mendukung penolakan UU Omnibus Law," katanya.

Dirinya berkata, salah satu pasal yang ditetapkan dalam UU Omnibus Law terkait pesantren harus ada izin menurutnya sangat membayakan.

"Kalau itu terjadi, itu sangat membahayakan pesantren," ujarnya.

Bahkan dengan tegas dirinya berkata, semua fraksi dan anggota dewan yang setuju terhadap UU Omnibus Law jangan harap mendapat suara atau dukungan dari rakyat dan para tokoh-tokoh di Kabupaten Sumenep.

"Kami akan sosialisasikan kepada masyarakat bagi fraksi-fraksi yang tidak mendukung atas penolakan UU Omonibus Law saya tekankan jangan sampai mendukung partainya. Apalagi saat ini momentum Pilkada," urainya.

Ironisnya, saat dikonfirmasi terpisah, Ketua DPRD Sumenep, KH. Abdul Hamid Ali Munir engngan berkomentar. Ia mengatakan jika dirinya terserang penyakit flu berat.

"Maaf saya butuh istirahat, saya flu berat," ucap dia melalui pesan singkat WhatsApp. (Zai/red)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa kembali menggema di Kabupaten Sumenep. Sebanyak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,...

Komentar