Pucuk Pimpinan PC NU Sumenep Kembali Diserahkan Kepada Kiai Pandji Taufiq, Ternyata ini alasannya

Foto: Suasana pemilihan ketu PC NU Sumenep
829
ad

MEMOonline.co id, Sumenep - Meski mengantongi suara terbanyak dalam pemilihan ketua pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PC NU). KH. A. Busyro Karim gagal menjadi Ketua Tanfidziyah PC NU Sumenep karena tersandung sistem tata tertib Konferensi Cabang (Konfercab).

Sosialisasi Perwali No.78 2020

Dalam tata tertib (Tatib) Konfercab tersebut dijelaskan, calon Ketua Tanfidziah tidak boleh merangkap dengan jabatan politik seperti Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Menteri, dan Legislatif.

Kendati memperoleh sebanyak 135 suara,  unggul 19 suara dari  KH. Panji Taufiq yang memperoleh suara 116. KH. A. Busyro tidak bisa menduduki pucuk pimpinan organisasi yang didirikan oleh KH. Hasyim Asyari tersebut.

Pasalnya, pria berkacamata itu hingga detik ini masih berstatus sebagai Bupati Sumenep.

Demikian disampaikan pengurus wilayah (PW) NU Jawa Timur (Jatim) Ahsanul Haq. Senin (28/9/20).

”Sesuai tata tertib yang telah disepakati. Maka Kiai Busyro Karim dinyatakan gugur walaupun perolehan suaranya mencapai 135 suara, jadi, yang berhak maju ke tahap berikutnya adalah Kiai Panji Taufiq,” ucap dia.

Mengingat hanya  Kiai Pandji Taufiq yang memenuhi syarat ambang batas minimal 75 suara, maka pimpinan sidang ditetapkan secara aklamasi. 

”Saya minta pak Pandji untuk menyatakan kesediaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kiai Pandji Taufiq menyatakan, sebetulnya, ia tidak ingin maju kembali sebagai Ketua Tanfidziyah PC NU Sumenep setelah dua periode.

Sebab, dirinya ingin menyerahkan tongkat kepemimpinan NU pada generasi yang lebih muda.

Menurutnya, Ia terpaksa maju karena mencium adanya gelagat yang tidak biasa dalam Konfercab tahun ini. Sehingga bersedia maju dan siap berbakti kembali pada NU untuk masa khidmat 2020-2025.

”Kami siap menjalankan AD/ART organisasi, dan tidak akan terlibat dalam jabatan politik praktis baik secara langsung maupun tidak langsung,” tegasnya.

Meski sempat alot, pelaksanaan Konfercab PC NU Sumenep tetap berjalan dengan lancar. Dimana, tak satu pun peserta sidang pleno yang menyatakan keberatan atas putusan pimpinan sidang. (Zai/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan baterai...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

Komentar