Bupati Bekasi Tekankan Hak dan Perlindungan Anak Terpenuhi

Foto : Bupati bersama KPAD terlantik
627
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, menekankan agar perlindungan dan hak anak terpenuhi. 

Hal tersebut dikatakannnya saat resmi mengukuhkan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi periode 2020-2025 yang berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, Kamis (16/7/2020).

Bupati Bekasi juga menekankan agar Komisi KPAD yang baru saja dilantik memiliki gebrakan atau inovasi yang dapat memenuhi perlindungan dan hak anak di Kabupaten Bekasi.

"Anak-anak ini menjadi harapan kita. Peningkatan SDM dimulai dari kualitas anak yang ada di kita. Saya mendukung semua upaya yang ada di KPAD. Kita sama-sama menunggu gebrakan, untuk bagaimana anak-anak di Kabupaten Bekasi lebih baik lagi," pintanya.

Ditambahkan Bupati, di era teknologi saat ini, penanganan terhadap anak semakin kompleks. Harus memiliki pengawasan yang lebih lagi terhadap anak-anak di Kabupaten Bekasi.

"Saya berharap, nantinya KPAD bisa berkomunikasi kepada semua elemen di Kabupaten Bekasi untuk melakukan perlindungan anak," tukasnya.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada tujuh orang yang telah dilantik dan segera melaksanakan tugasnya. Pihaknya mendukung upaya yang akan dilakukan KPAD dalam perlindungan anak dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yuliadi Prihartono, menyampaikan telah menyeleksi 121 peserta calon KPAD. Dari hasil akhir seleksi, dihasilkan Dadang Lesmana, sebagai Ketua dan posisi Wakil Ketua diduduki Suharjuddin.

Kemudian, untuk Komisioner bidang Kesehatan, ditempati oleh Yeni Sahriani. Untuk Komisioner Bidang advokasi, trafficking dan anak berhadapan dengan hukum, dijabat oleh Slamet Riyadi.

Selanjutnya, Komisioner Bidang Pengasuhan Alternatif Sosial dan Bencana, ditempati oleh Riyanto. Komisioner Bidang Data dan Informasi, Ulfa Maslahah serta Komisioner Pelayan Bimbingan dan Konseling, Wulan Mayasari.

"Proses seleksi melibatkan berbagai unsur. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan figur yang memiliki komitmen kuat. Besar harapan kami, dengan terbentuknya KPAD, upaya apapun yang dilakukan dapat dilaksanakan,” tutupnya. (*/Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar