Foto : Kasubag Ops Mahrobi Hasan saat mewakili Kapolres Jember.
Foto : Kasubag Ops Mahrobi Hasan saat mewakili Kapolres Jember.
MEMOonline.co.id, Jember - Setelah sekian lama menunggu tindak lanjut dari pemerintah dan terkesan tidak jelas arah jelutrungnya, akhirnya Chandra Dwi Sadewa akan segera dioperasi.
Anak yatim penderita bibir sumbing warga Dusun Karangkebun, Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur setelah sekian lama menunggu akhirnya dibantu penuh Kapolres Jember.
Pihak keluarga mengaku tidak memiliki biaya untuk mengoperasi Chandra, karena diminta untuk menyiapkan sejumlah uang oleh oknum, untuk tambahan biaya kamar.
Seperti yang dilakukan pada hari Kamis, (09/04/2020) rombongan Polres Jember yang dipimpin langsung Kabag Ops AKP Mahrobi Hasan mendatangi rumah Chandra.
Dengan membawa dokter khusus, dari Rumah Sakit Kaliwates dan ambulance dari Polres Jember mendatangi dan memeriksa langsung anak tersebut.
"Kami mendapatkan perintah Kapolres Jember langsung, bagaimana anak ini bisa cepat teratasi," ujar Mahrobi di hadapan sejumlah wartawan televisi.
Tidak hanya itu, Mahrobi menambahkan, untuk biaya pendidikan Chandra Kapolres juga akan membantu.
"Biaya sekolahnya, Kapolres Jember juga akan membantu. Kapolres sangat atensi terkait ini, " ujarnya.
Sementara Ayyin, ibu Chandra tak kuasa membendung air mata saat petugas mendatangi anaknya.
"Saya tidak bisa berkata apa-apa, kecuali hanya mengucapkan terima kasih bapak Kapolres Jember," ungkapnya dengan nada memelas.
Kata Ayyin, ayah tercinta Chandra sudah meninggal beberapa bulan lalu akibat kecelakaan.
" Bapak Chandra sudah meninggal, saya harus berjuang bersama bapak saya di sini, bagaimana anak saya bisa sembuh. Sekali lagi terimakasih bapak kapolres Jember," lugasnya.
Diberitakan sebelumnya, keluarga Chandra Dwi Sadewa sempat putus asa, karena terbentur biaya.
Kini, keluarga tersebut kembali tersenyum, karena Kapolres Jember turun tangan langsung mengawal anak tersebut sampai sembuh. (Inul)