Foto: (kiri) penjual pentol sedang memilih pentolnya pasca terjaruh. (Kanan) seorang anak sedang mencari ikan di jalan berlubang
Foto: (kiri) penjual pentol sedang memilih pentolnya pasca terjaruh. (Kanan) seorang anak sedang mencari ikan di jalan berlubang
MEMOonline.co.id, Sampang - Jalan di pinggiran Kota Sampang yang kemarin sempat ditulis di Media ini, akhirnya memakan korban.
Jalan poros Desa yang menghubungkan antara Desa Tanggumong dan Desa Pasean ini, sejak tahun 2013 lalu sampai sekarang masih belum tersentuh, baik dari pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten Sampang.
Saking parahnya jalan tersebut, banyak korban berjatuhan, baik dari masyarakat setempat, maupun masyarakat luar yang melintas di jalan yang sempat ditanami pohon oleh masyarakat setempat.
"Saya sering melihat korban jatuh di jalan rusak itu mas, penjual es dan penjual pentol pernah jatuh," kata Lora Khoiron, Warga Dusun Gurdibih, Desa Pasean kepada media ini, minggu (2/2/2020).
Menurut Lora Khoiron, akibat jatuh di jalan yang rusak itu, pedagang itu akhirnya pulang dengan penuh keraguan dan harus mengeluh kepada siapa.
"Pedagang pulang dengan tangan hampa, semestinya pulang dengan membawa hasil jualannya, ini malah pulang dengan menanggung rugi akibat dagangannya tumpah di jalan yang rusak itu," jelas Lora Khoiron.
"Lora Khoiron berharap kepada pemerintah Kabupaten Sampang, agar jalan yang rusak parah ini segera diperbaiki, kasihan masyarakat kecil," harapnya.
Disisi lain, warga Dusun Tambengan, Desa Tanggumong Sampang yang enggan disebut namanya saat melintas tadi malam sekitar jam 21 WIB, melihat anak kecil lagi mencari ikan di jalan yang rusak.
"Kenapa Cong (anak), kok mencari ikan malam malam di tengah jalan, si anak menjawab, ini bukan jalan om, tapi ini leke (sungai kecil)," ujarnya.
Sementara, Moh. Halimi, Kepala Desa Tanggumong saat ditulis di Media ini sebelumnya berdalih kalau jalan itu, milik Desa Pasean.
"Jalan itu sebagian besar masuk ke Desa Pasean, hanya sebagian saja jalan itu yang masuk Desa Tanggumong," dalihnya. (Fathur)