Terkait Penganiayaan Guru Budi di Sampang, LBH BK Siap Advokasi Keluarganya 

Foto: Syafrawi SH Ketua Lembaga Bantuan Hukum Bhakti Keadilan (LBH-BK)
983
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Lembaga Bantuan Hukum Bhakti Keadilan (LBH-BK) Sumenep, Madura, Jawa Timur menyatakan kesiapannya untuk mendampingi keluarga Ahmad Budi Cahyanto, dalam menjalani proses hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua LBH-BK Sumenep, Syafrawi.SH.

"Kami siap mengadvokasi apabila keluarga korban berkenan," katanya, Senin (5/2/2018).

Budi merupakan guru Kesenian di SMA Torjun Sampang, dia meninggal dunia setelah dianiaya MH yang saat ini duduk di kelas III. 

Budi dikabarkan mengalami pecah pembuluh darah disekitar kepala dan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RS Dr Soetomo Surabaya.

Menurutnya, dalam beberapa pekan kedepan akan mencari informasi untuk menemuka  benang merah peristiwa yang menimpa guru GTT (honorer) asal Desa/Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.

Dalam melakukan advokasi, pihaknya akan bersatu dengan berbagai advokat diberbagai daerah, termasuk di Madura. 

"Apapun alasannya itu sangat keterlaluan. Kami harap penegak hukum profesional dalam penegakan hukum ini," tegasnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar