Refleksi Pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun 2019

Foto : Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja
826
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Bertempat di Rumah Dinasnya, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, didampingi oleh para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi menggelar acara Coffee Morning bersama dengan insan pers, Kamis (2/1/2020). 

Kegiatan diselenggarakan guna meningkatkan sinergitas dan hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan para Insan Pers khususnya yang bertugas di Kabupaten Bekasi.

Dengan tema 'Refleksi Pembangunan Kabupaten Bekasi' kegiatan coffee morning tersebut diisi dengan pemaparan hasil capaian Pemerintah Kabupaten Bekasi tahun 2019.

Bupati Bekasi, sepanjang tahun 2019, terus berbenah mengejar target pemerintahan yang selama ini dirasa belum optimal. Sejak resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat pada 12 Juni 2019 lalu, Bupati Bekasi segera melakukan pembenahan diberbagai sektor yang tertuang dalam semangat Bekasi Baru Bekasi Bersih melalui 8 prioritas pembangunan yang dilakukan bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Bekasi.

Delapan program prioritas tersebut antara lain, Infrastruktur, Pendidikan, Ketenagakerjaan, Pelayanan Publik, Kesehatan, Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya, Tata Kelola Pemerintahan dan Lingkungan Hidup.

“Hal ini tentunya bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan, karena diperlukan kerjasama yang baik dan adanya integrasi antar seluruh pemangku kepentingan yang ada,” kata Eka.

Di tahun 2019, Kabupaten Bekasi kembali mempertahankan raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk tahun anggaran 2018. Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta Jajaran Perangkat Daerah mampu mempertahankan capaian predikat WTP untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2014.

“Alhamdulillah segala puji syukur yang tak terhingga serta ucapan terimakasih setinggi tingginya atas dedikasi dan kerja keras Bapak/ Ibu kepala perangkat daerah sehingga pada hari ini kita kembali meraih predikat WTP untuk yang ke-5 kalinya secara berturut-turut,” ucap Eka.

Kabupaten Bekasi juga menerima beberapa penghargaan tingkat Nasional lainnya dari berbagai Kementerian, Badan dan Lembaga, seperti, Awya Pariwara, Kabupaten Layak Anak, Proklim 2019, Kabupaten Sehat - Swasti Saba Padapa dan pengharagaan-penghargaan lainnya.

Dalam sektor infrastruktur, Kabupaten Bekasi terus membangun guna memberikan fasilitas terbaik untuk masyarakat, seperti, bulan Juli lalu, Pemkab Bekasi telah memperbaiki jalan rusak yang ada di Babelan.

Tidak hanya dibidang infrastruktur saja, tetapi masyarakat pun mendapat perhatian dari Bupati Bekasi dan jajaran Perangkat Daerahnya, seperti halnya dalam peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran aliran dan kepercayaan sesat yang berkembang di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bekasi. 

Melalui Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, dibuatlah Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (KORPAKEM) yang merupakan tim khusus untuk mengawasi aliran kepercayaan yang berkembang di masyarakat.

Masyarakat Kabupaten Bekasi juga dapat menikmati beberapa kemajuan dibidang pelayanan kesehatan. Sekarang, Kabupaten Bekasi telah memiliki Public Safety Centre (PSC) 119 yang merupakan layanan gratis kegawat-daruratan kebidanan atau kegawat-daruratan umum yang tertuang dalam Peraturan Bupati No.79 Tahun 2017.

Guna menjaga kesehatan masyarakatnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak melupakan faktor penting lainnya, seperti penanganan sampah atau limbah disepanjang bantaran Kali yang ada di Kabupaten Bekasi; Kali Jambe, Kali Busa atau Kali Menir, Kali Pisang Batu ataupun Kali di sepanjang Jalan Abu Bakar. Sebab bagaimanapun juga lingkungan yang bersih merupakan cerminan kesehatan yang baik untuk masyarakat.

“Normalisasi terhadap sungai-sungai yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi sendiri sudah dilakukan. Kendalanya memang sampah ini bukan hanya datang dari Kabupaten Bekasi saja, tapi juga dari luar daerah. Tetapi kita tetap akan mengkoordinasikan masalah pembersihan sungai ini dengan perangkat daerah terkait,” jelas Eka.

Selain itu, antusias dan keaktifan warga atas pertumbuhan dan perkembangan Kabupaten Bekasi sendiri sudah semakin membaik. Terlebih media sosial sudah dijadikan sebagai media informasi dan pelayanan pengaduan yang efektif bagi aparatur maupun masyarakat dalam menyampaikan kegiatan para Perangkat Daerah mengenai pembangunan sampai perkembangan terkini yang ada di Kabupaten Bekasi.

Media sosial juga digunakan sebagai wadah untuk mengunggah saran, kritik maupun aduan dari masyarakat. Salah satunya, aplikasi SP4N LAPOR yakni sebuah kanal layanan aduan publik yang dapat langsung dioperasikan oleh masing-masing Perangkat Daerah terkait dan masyarakat. Hal tersebut  harus dijadikan perhatian seluruh jajaran Perangkat Daerah agar tidak menjadi stigma/ citra buruk pelayanan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Dalam era kemajuan teknologi yang semakin pesat, Kabupaten Bekasi terus mengimbanginya dalam sektor pelayanan publik, yakni dengan inovasi aplikasi berbasis online yang dinamakan Bebunge atau Bekasi Nyambung Bae. Aplikasi yang akan terintegrasi dengan Call Center 112 tersebut diharapkan akan memudahkan masyarakat Kabupaten Bekasi dalam pelayanan publik.

“Pelayanan publik akan terus kita perbaiki, dengan adanya Bebunge ini masyarakat dapat melakukan pelaporan infrastruktur, penggunaan ambulans, atau hal-hal lain yang ingin masyarakat tanyakan mengenai pelayanan publik di Kabupaten Bekasi,” jelas Bupati.

Tidak hanya aplikasi Bebunge, tetapi Kabupaten Bekasi juga sudah meluncurkan aplikasi e-Library pada Oktober lalu. Aplikasi perpustakaan digital ini bertujuan memudahkan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk membaca buku-buku pilihan secara online dan bisa juga meminjam buku secara gratis baik secara online maupun offline.

“Dari peluncuran ini diharapkan dapat meningkatkan gemar membaca di wilayah Kabupaten Bekasi. Semoga dengan peluncuran ini juga masyarakat Kabupaten Belasi menjadi masyarakat yang berliterasi. Aplikasi ini juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam upaya mencerdaskan bangsa,” beber Eka.

Sebagai Kabupaten yang memiliki Kawasan Industri terbesar se-Asia Tenggara, Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi dengan adanya Peraturan Bupati No.9 Tahun 2019 tentang perluasan kesempatan kerja, memanfaatkannya guna menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi dan terbukti secara umum tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi mengalami penurunan dari 10,97 % turun menjadi 9,69 % .

“Intinya bagaimana kita membangun sebuah komunikasi yang diharapkan pemerintah dan pihak kawasan industri bersama turut serta dalam membangun Kabupaten Bekasi. Tentunya dalam hal memberikan kesempatan masyarakat Kabupaten Bekasi mendapat pekerjaan," tambahnya.

Tentunya, di tahun 2019, masih Eka, tidak semua agenda kerja Pemerintah Kabupaten Bekasi terealisasikan. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mempersiapkan berbagai langkah pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Bekasi lebih baik lagi di tahun 2020, yang meliputi : Infrastruktur (Kampung Berseka dan BEBENAH), Pendidikan (Impelentasi Pendidikan Berkarakter), Tenaga kerja (peningkatan kesempatan kerja), Pelayanan publik (Mall Pelayanan Publik di Lotte Mart Cikarang), Kesehatan (Universal Health Coverage), Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya (Diorama Sejarah Gedung Juang), Tata Kelola Pemerintahan (Smart Village) dan Bidang Lingkungan Hidup (Environtment Pollution Control Manager).

Hal penting lainnya, komunikasi dan interaksi yang terjalin antara Bupati dengan para Perangkat Daerahnya diharapkan kedepan dapat semakin harmonis guna menjamin keterlaksanaan tahapan visi dan misi Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi dan segenap jajaran Perangkat Daerahnya pun mengajak kepada segenap warga untuk selalu ikut berpartisipasi secara aktif guna membantu mengembangkan Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi secara bersama-sama guna mencapai semangat dan harapan baru di tahun 2020. Sebab Bupati Bekasi dengan jajaran Perangkat Daerah tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari masyarakat. Tentunya dengan terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih. (Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar