Foto : Peresmian Stasiun Telaga Murni Cibitung Bekasi Jawa Barat.
Foto : Peresmian Stasiun Telaga Murni Cibitung Bekasi Jawa Barat.
MEMOonline.co.id, Bekasi - Setelah melewati masa uji coba selama tiga bulan lebih, akhirnya Stasiun Telaga Murni yang terletak di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, diresmikan langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, Selasa (13/08) sore.
Budi, mengatakan stasiun ini merupakan yang pertama dibangun berkat kerja sama antara pemerintah dengan swasta dalam hal ini PT. Fajarputera Dinasti yang merupakan pengembang kawasan Perumahan Metland Cibitung, dimana Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai penggagas pembangunan.
"Metland merupakan yang pertama kerja-sama dalam pengembangan moda trasportasi kereta api," katanya.
Sebelum meresmikan, Menhub datang dari Jakarta menggunakan KRL Commuterline dan sempat melihat fasilitas yang ada di Stasiun Telaga Murni Cibitung. Stasiun ini secara fasilitas hampir sama dengan stasiun KRL lain, bedanya adalah pembangunan stasiun dilakukan seluruhnya oleh pihak swasta.
"Semoga ini bisa meningkatkan pelayanan transportasi untuk warga Bekasi, jika sebelumnya penumpang KRL naik dari atau ke stasiun Cibitung atau Cikarang Kota, sekarang sudah lebih dekat tidak perlu waktu lama menuju stasiun langsung ke Jakarta,"ungkapnya.
Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Telaga Murni tercatat dari Mei sebanyak 36.408, Juni 44.423, dan Juli sebanyak 55.555 orang setiap harinya.
"Trend peningkatannya naik drastis, jadi kami berharap masyarakat Cikarang beralih ke moda transportasi ini,"himbaunya.
Stasiun Metland Telaga Murni dibangun di atas lahan 2.051 meter persegi dan luas bangunan 2.630 meter persegi. Stasiun ini memiliki panjang peron mencapai 260 meter yang mampu menampung 12 rangkaian kereta. Pembangunannya sudah dikerjakan sejak 2015 dan rampung pada 2018.
Uji coba operasional telah dilakukan sejak 18 Mei 2019 untuk melayani penumpang KRL di sekitar stasiun. Proses peresmian juga ditandai dengan penandatangan serah terima hibah yang dilakukan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri dengan Wakil Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat.
Dari hasil uji coba, Stasiun Telaga Murni dinyatakan laik operasi dan siap diresmikan. Sebagai informasi, pembangunan Stasiun Telaga Murni merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan PT. Fajarputera Dinasti pada tahun 2014.
Sementara, Entah Ismanto, selaku Asisten Daerah Bidang Perekonomian Kabupaten Bekasi, mengatakan bahwa hasil pembangunan ini merupakan wujud nyata dan sinergitas perencanaan pembangunan dan pola kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta yang didasari kepentingan bersama untuk mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di wilayah mitra DKI Jakarta.
"Warga Bekasi patut bangga dengan kehadiran stasiun baru ini karena proses pembangunan stasiun ini sudah melalui proses yang cukup panjang memakan waktu lima tahun," ucapnya.
Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bekasi, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Perhubungan dan juga pihak Metland yang telah bekerjasama dan bersinergi dengan baik sehingga pembangunan Stasiun Telaga Murni ini dapat terwujud.
Entah, berharap masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya warga Cibitung dan sekitarnya dapat merasakan kemudahan akses dalam pelayanan transportasi khususnya pengguna commuterline KRL Jakarta - Cikarang.
Ditambahkan Entah, bahwa masih terdapat beberapa rencana pembangunan infrastruktur penunjang yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya penyediaan lahan tempat parkir sebagai fasilitas penunjang stasiun tersebut.
Kemudian akses masyarakat menuju stasiun Telaga Murni, berupa pembangunan fly over atau underpass, perlu dilakukan secepatnya guna mengantisipasi terjadinya kemacetan yang tentunya memerlukan dukungan dari Kementerian Perhubungan untuk merealisasikannya.
"Sesuai amanat Bupati Bekasi, kami diminta untuk berkordinasi dengan Kemenhub agar segera membantu dalam pelaksanaan pembangunan underpass di wilayah Kabupaten Bekasi," pungkas Entah. (Bam/Diens).