foto: Pemkab Bekasi - Pemprov Jabar Saat Sinkronisasi Program Prioritas
foto: Pemkab Bekasi - Pemprov Jabar Saat Sinkronisasi Program Prioritas
MEMOonline.co.id, Kuningan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Uju, akan sinkronisasi program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Hal tersebut, dikatakan Uju, saat menghadiri acara Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) triwulan III, di Prima Sankanhurip Resort, Kabupaten Kuningan, Kamis (11/7/2019).
Kopdar antar Kepala Daerah se-Jabar yang dihadiri oleh Kepala Daerah seluruh Kabupaten atau Kota wilayah Jawa Barat (Jabar) tersebut rutin dilakukan oleh Pemprov Jabar.
“Pemkab Bekasi siap untuk mengsinkronisasi program prioritas Pemprov Jabar tersebut. Agar dapat membangun wilayah Jabar itu sendiri, terutama di wilayah Kabupaten Bekasi. Semoga dengan diadakannya Kopdar ini, membuat program yang sudah ada, menjadi lebih terarah,” singkat Uju.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memaparkan 9 program prioritas tahun 2020 di hadapan 27 kepala daerah se- Jabar. Pria yang akrab disapa kang Emil itu mengatakan, 9 program prioritas itu merupakan implementasi dari janji politiknya.
9 (Sembilan) program prioritas tersebut antara lain, Akses pendidikan, Desentralisasi layanan kesehatan, dan Pertumbuhan ekonomi umat berbasis inovasi. Selain itu, Pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata, Pendidikan agama dan tempat ibadah juara, dan Infrastruktur konektivitas wilayah. Serta, gerakan membangun desa, Subsidi gratis bagi Golongan Ekonomi Lemah (Golekmah), Inovasi pelayanan publik dan penataan daerah.
“Program ini diprioritaskan untuk layanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat tidak mampu dengan cara jemput bola," jelasnya.
Kang Emil, meminta kepada Kepala Daerah untuk segera menyerahkan proposal pengajuan berbagai program tersebut. Menurutnya, banyak proyek Pemerintah Pusat yang luput dari perhatian.
"Saya tunggu proposalnya, minimal ada 10 proyek kami siapkan, silakan ajukan. Syaratnya sama, ajukan lokasi yang sudah siap. Banyak proyek pemerintah pusat yang kerap luput dari perhatian,” tuntas Emil. (Bam/Diens).