Soal Awal Penyaluran Bansos Rastra 2019 di Sumenep, Kadinsos Bilang Akan Dimulai Dari Wilayah Daratan

Foto: R. Akh. Aminullah, Kepala Dinas Sosial Sumenep
1025
ad

MEMOonline.co.id, Sumennep - Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sumenep, Madura, Jawa Timur,  R. Akh. Aminullah menegaskan jika akan memulai penyaluran Bantua Sosial (Bansos) beras sejahtara, dari wilayah daratan.

Hal itu diungkapkan orang nomor dilingkungan Dinas sosial, saat acara Lauching Bansos Rastra yang di buka langsung oleh Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Rabu (20/3/2019).

“Untuk awal lauching Bansos Rastra akan dilakukan di wilayah daratan terlebih dahulu, sesuai dengan hasil yang sosialisasi yang sudah dilakukan,” katanya.

Menurut Minul sapaan akrab R. Akh. Aminullah, kepala Dinas Sosial Sumenep, hari ini sedang berlangsung sosialisasi untuk daerah pembantu bupati Kota dan pembantu bupati Guluk guluk.

“Apabila kedua wilayah pembantu bupati tersebut sudah mengajukan dan melengkapi semua administrasi maka tinggal kesiapan Bulog untuk melaksanakan pendistribusian,” papar Minul.

Dalam kesempatan yang sama, Kadinsos Sumenep juga memaparkan tentang biaya pendistibusian beras bantuan pemerintah itu.

“Pendistribusian Bansos Rastra dari Gudang bulog ke titik distribusi desa/kelurahan adalah tanggung jawab Bulog baik wilayah daratan dan kepulauan,” paparnya.

Sedangkan dari titik distribusi desa ke titik bagi adalah wewenang Pemkab (pemerintah daerah). Sedangkan untuk besaran anggaran, Minul mengaku akan di sesuaikan dengan kondisi wilayah, karena wilayah kepulauan banyak dusun yang di luar wilayah induk desa.

“Kalau untuk besaran anggaran itu, kami harus buka data terlebih dahulu tapi yang pasti sebanyak 128.600 KK yang akan menerima Bansos Rastra,” jelasnya.

R. Akh Aminullah menambahkan penerima Bantuan Non tunai dan penerima Rastra sama sesuai dengan DPM yang sudah di tetapkan oleh kementrian Sosial.

Sesuai dengan keputusan kementrian Sosial jumlah penerima tetap sama, bedanya KPM menerima uang sebesar Rp. 110.000 melalui kartu dan nantinya ditukar ke E-warung yang di tunjuk oleh Bank Himbara bisa di tukar dengan beras dan telor.

“Sedangkan untuk Rastra, KPM cuma menerima beras yang beratnya 10 kg”, pungkasnya. (Ifa/diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar