Foto: Eliavisafitri salah satu korban perampokan saat mendapatkan perawatan medis RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep
Foto: Eliavisafitri salah satu korban perampokan saat mendapatkan perawatan medis RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep
MEMOonline.co.id, Sumenep - Aksi perampokan pedagang emas disiang bolong di Wilayah Hukum Mapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali terjadi, Selasa (9/10/2018).
Kali ini korban perampokan disiang bolong itu adalah Slamet Hariyanto selaku pemilik toko emas di Pasar Pasongsongan, dan keponakannya Eliavisafitri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber di lapangan menyebutkan, jika aksi perampokan itu terjadi di jalan simpang tiga menuju Desa Bindang, Pasongsongan.
Saat itu, kedua korban perampokan itu baru pulang dari Pasar Pasongsongan dengan menggunakan sepeda motor.
Namun sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) mereka dijarah dan dibacok oleh segerombolan orang yang tidak dikenal.
Akibatnya, salah satu korban yakni Eliavisafitri, mengalami luka bacok cukup serius pada bagian tubuhnya.
Dan akibat luka yang dideritanya, Eliavisafitri dilarikan ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Pasongsongan.
Kabag Humas Polres Sumenep, IPDA Agus Suparno saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Namun beliau tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh terkait peristiwa itu. Karena pihaknya masih menunggu laporan dari anggotanya di lapangan.
"Untuk pelaku masih dalam pengejaran. Tunggu dulu, ya, anggota kami sudah ada di TKP,” terangnya singkat. (Ita/diens)