Pemkab Bekasi Distribusikan 160 Ribu Liter Air Bersih untuk 3 Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD Kabupaten Bekasi memberikan bantuan 160 ribu liter air bersih di tiga kecamatan yang dilanda kekeringan.
1055
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Musim kemarau saat ini membuat beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi dilanda kekeringan. Untuk membantu persediaan air bersih Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi memberikan bantuan 160 ribu liter air bersih di tiga kecamatan yang dilanda kekeringan.

"Kami (BPBD) pada beberapa pekan terahkir menyalurkan air bersih di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu dan Serang Baru," ucap Rasyid, Kepala Bidang Darurat dan Logistik (Darlog) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Rasyid menerangkan, dari tiga kecamatan tersebut, terdapat tujuh desa yang warganya terdampak kekeringan dan sudah mendapatkan pasokan air bersih yakni Desa Sirnajati, Ridogalih, Cibarusah Kota, Sirnajaya, Nagacipta, Sukasari dan Karang Indah.

“Jadi kita sudah mengerahkan seluruh armada yang kita miliki untuk membantu mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air bersih di 7 desa itu,” katanya.

Sebanyak 160 ribu liter air bersih, sambung Rasyid, diberikan untuk 2.951 Kepala Keluarga (KK) sejak tanggal 23 Juli - 07 Agustus 2018.

“Bantuan air bersih ini tentunya akan terus kita lakukan secara berkala kepada warga yang terdampak kekeringan,” sambungnya.

Sedangkan Camat Cibarusah, Enop Can, mengatakan wilayahnya memang masuk dalam peta wilayah kerawanan terdampak kekeringan. Menurutnya, krisis air bersih yang melanda warganya di sejumlah desa merupakan persoalan klasik yang kerap terjadi di saat musim kemarau seperti saat ini.

“Jadi memang udah rutinitas seperti ini, setiap tahunnya pasti seperti ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya mengaku sudah intens berkordinasi dengan instansi terkait lainnya, termasuk BPBD Kabupaten Bekasi guna menyalurkan air bersih kepada warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga seperti minum dan memasak.

“Air mah sebetulnya ada, cuma memang nggak bisa digunakan untuk dikonsumsi,” tutupnya. (Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar