Massa FPP Ditolak Audiensi Dugaan Penyimpangan Raskin di Kecamatan Pademawu

Foto : Massa FPP saat di Kecamatan Pademawu Sebelum di Usir
1113
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Puluhan massa yang mengatasnamakan Forum Pemuda Pademawu (FPP) melakukan audiensi ke Kantor Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kamis (09/08/2018).

Kedatangan massa FPP itu, karena adanya temuan dugaan penyimpangan raskin 2015-2016 yang dilakukan oleh pihak Kecamatan. Namun, audiensinya itu tak diindahkan oleh pihak Kecamatan Pademawu (menolak audiensi FPP).

Hairuddin. S.Hi, Ketua FPP mengaku sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan pihak Kecamatan Pademawu. Dengan begitu, dugaan penyimpangan raskin itu semakin nampak.

"Saya sangat kecawa dengan konversi surat audiensi yang dilakukan oleh pihak kecamatan Pademawu tadi, karena berdasarkan PP No.72 tahun 2005 tentang Desa itu sudah jelas bahwa Camat wajib membina dan mengelola masyarakat Desa dan Lembaga Kemasyarakatan, Wali Kota memiliki peran yang sangat penting, karena dalam hirarki yang resmi, satu-satunya satu Lembaga Supra Desa," ucap Hairuddin dengan nada kesal.

Namun, massa FPP tidak akan hanya diam begitu saja meski sudah ditolaknya, pihaknya akan tetap melakukan audiensi kembali, meminta pertanggungjawaban pihak Kecamatan Pademawu akan kasus dugaan penyimpangan raskin 2015/2016. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar