Pemkab Sumenep Bangun PLTS 2 MW di Pulau Pagerungan Kecil dan Gili Labak Jelang Lebaran 2026

Foto: Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H.
208
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menandatangani dokumen hibah sekaligus kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2 Megawatt (MW) untuk wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Jumat (13/3/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperluas akses listrik sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan kepulauan.

Program pembangunan PLTS ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Sumenep dengan Danantara Indonesia, Yayasan Torang IWIP Berbakti, serta PT PLN (Persero).

Dalam rencana pengembangannya, pembangkit listrik tenaga surya tersebut akan dibangun di dua pulau, yakni Pulau Pagerungan Kecil dan Pulau Gili Labak.

Kehadiran pembangkit listrik berbasis energi matahari ini diharapkan mampu memperkuat pasokan listrik bagi masyarakat kepulauan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan layanan energi.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fauzi didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anwar Yusuf Sahroni, serta Kepala Bagian Humas Setdakab Sumenep Helmy.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa pembangunan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.

“Wilayah kepulauan adalah bagian penting dari Kabupaten Sumenep. Karena itu, kami terus berupaya memastikan masyarakat di pulau-pulau juga mendapatkan akses listrik yang memadai dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik menjadi solusi strategis bagi daerah kepulauan yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi energi.

“Dengan adanya PLTS ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan pasokan listrik yang lebih stabil, tetapi juga dapat merasakan manfaatnya bagi peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik di wilayah kepulauan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah awal dalam pengembangan energi bersih yang lebih luas di wilayah kepulauan, sekaligus memperkuat kemandirian energi bagi masyarakat di daerah terluar Kabupaten Sumenep.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Pintu pagar SMK Kesehatan Nusantara yang berada di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan integritas aparatur sipil negara menjadi fondasi utama reformasi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu “Berkah Al Banjari” dan sebuah toko bangunan di Dusun Bakong, Desa Batukerbuy,...

Komentar