Foto: Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H.
Foto: Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H.
MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menandatangani dokumen hibah sekaligus kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2 Megawatt (MW) untuk wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, Jumat (13/3/2026).
Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperluas akses listrik sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan kepulauan.
Program pembangunan PLTS ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Sumenep dengan Danantara Indonesia, Yayasan Torang IWIP Berbakti, serta PT PLN (Persero).
Dalam rencana pengembangannya, pembangkit listrik tenaga surya tersebut akan dibangun di dua pulau, yakni Pulau Pagerungan Kecil dan Pulau Gili Labak.
Kehadiran pembangkit listrik berbasis energi matahari ini diharapkan mampu memperkuat pasokan listrik bagi masyarakat kepulauan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan layanan energi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fauzi didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anwar Yusuf Sahroni, serta Kepala Bagian Humas Setdakab Sumenep Helmy.
Bupati Fauzi menegaskan bahwa pembangunan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.
“Wilayah kepulauan adalah bagian penting dari Kabupaten Sumenep. Karena itu, kami terus berupaya memastikan masyarakat di pulau-pulau juga mendapatkan akses listrik yang memadai dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan energi matahari sebagai sumber listrik menjadi solusi strategis bagi daerah kepulauan yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi energi.
“Dengan adanya PLTS ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan pasokan listrik yang lebih stabil, tetapi juga dapat merasakan manfaatnya bagi peningkatan aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik di wilayah kepulauan,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah awal dalam pengembangan energi bersih yang lebih luas di wilayah kepulauan, sekaligus memperkuat kemandirian energi bagi masyarakat di daerah terluar Kabupaten Sumenep.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak