Foto: Drs. Junaedi saat pelantikan
Foto: Drs. Junaedi saat pelantikan
MEMOonline.co.id, Kota Bekasi - Bertempat di aula Nonon Sonthanie, Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono telah melantik 11 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi berdasarkan surat keputusan Walikota Bekasi Nomor: 821.2/Kep.98-BKPSDM/VIII/2023 hal pengangkatan dan alih tugas jabatan pimpinan tinggi pratama pada Rabu (30/8/2023).
Dari 11 orang pejabat eselon II yang menjalani pelantikan, terdapat 1 orang eselon II A, yakni Drs. Junaedi yang sebelumnya penjabat (Pj) Sekretaris Daerah diangkat menjadi Sekretaris Daerah definitif.
Adapun secara keseluruhan adalah sebagai berikut:
1. Junaedi (Sekda Kota Bekasi).
2. Asep Gunawan, (Kadisnaker).
3. Zeno Bachtiar, (Kadishub).
4. Ika Indah Yarti, (Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana).
5. Marisi, (Staf Ahli Bidang Pemerintahan).
6. Muhammad Sholikhin, (Kadis BMSDA).
7. Widayat Subroto, (Kadis Perkimtan).
8. Iis Wisnyuwati, (Kepala Inspektorat).
9. Nesan Sujana, (Kepala Kesbangpol).
10. Dr. Kusnanto Saidi, (Dirut RSUD dr. Chasbullah Abdul Madjid).
11. Aceng Solahudin, (Kadis Damkar).
Dalam sambutannya, Walikota Tri Adhianto Tjahyono mengatakan bahwa berdasarkan ketentuan pasal 117 ayat (1) UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan pasal 133 ayat (1) PP Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil disebutkan jabatan pimpinan tinggi hanya dapat diduduki paling lama 5 (lima) tahun. Akan tetapi dapat diperpanjang kembali berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi dan kebutuhan instansi melalui evaluasi kinerja.
"Untuk Kepala Dinas Damkar dan Dirut RSUD, hasil evaluasi kinerja keduanya menunjukkan masih bagus sehingga tetap di tempatnya," ujar Tri.
Tri Adhianto pun menghimbau kepada pejabat yang baru saja dilantik untuk secepatnya bisa menyesuaikan dan beradaptasi dalam bidang pekerjaannya, karena masyarakat Kota Bekasi membutuhkan sebuah pelayanan yang prima.
"Jadi harus bergerak dengan cepat. Begitu juga Sekretaris Daerah untuk dapatnya bisa terjalin koordinasi yang taktis antar perangkat daerah dalam menjalankan roda pemerintahan," tegas Tri.
Pun hasil seleksi secara terbuka serta evaluasi dari posisi Kesbangpol dan Inspektorat, Tri juga berharap keduanya harus memiliki fundamental serta paham dalam menyikapi situasional pada tahun 2024.
"Jadi Kepala Kesbangpol dan Inspektorat harus memiliki kehangatan dan membawa suasana damai pada Pileg, Pilpres dan Pilkada serentak tahun 2024 nantinya," ucap Tri Adhianto.
"Saya berharap betul ASN memiliki netralitas mensosialisasikan dan membantu pelaksanaan Pemilu damai 2024 mendatang. Abdi negara harus menjadi guide masyarakat dalam kelanjutan menjalankan Pemilu kedepannya," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Nadih Arifin membenarkan bahwa dilantiknya kembali Kepala Dinas Damkar dan Dirut RSUD merupakan hasil penilaian dari capaian kinerja dan kecakapan mereka dalam memimpin dua OPD tersebut.
"Dari penilaian mereka masih cocok menempati di posisi yang sama tersebut. Ini berdasarkan hasil evaluasi dan asesmennya," singkat Nadih. Penulis : Bambang/Humaskot
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliya