Rektor UWG Malang Apresiasi Farah Mahasiswi Asal Sampang

Kampus Universitas Widyagama Malang
2566
ad

MEMOonline.co.id. Sampang - Farah, salah satu mahasiswi asal Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menjadi motivator dalam program "Kampus mengajar angkatan V tahun 2023", mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Widyagama Malang Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST.,MT.

Program dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di tahun 2023 ini, menjadi ajang bergengsi dan idola di kalangan intelektual muda untuk berkompetisi.

Ribuan mahasiswa atau mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi vokasi dari semua program studi bersaing untuk mengikuti seleksi ketat, dan berbagai tahapan harus dilalui, serta harus memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan Indeks Prestasi (IP) Kumulatif, minimum 3 dari skala 4 yang sangat memuaskan.

Kali ini sebanyak 6 mahasiswa atau mahasiswi Universitas Widyagama Malang yang lolos pada “Program Kampus Mengajar Angkatan V Tahun 2023”.

Rektor Universitas Widyagama Malang, Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST.,MT ketika ditemui awak media di ruangan Rektorat tidak dapat menyembunyikan kebanggaan dan rasa syukurnya atas kesuksesan yang diraih anak didiknya yang lolos pada Program “Kampus Mengajar Angkatan V Tahun 2023" ini.

“Program Kemendikbud Ristek RI menjadi magnet tersendiri baik bagi kalangan mahasiswa maupun para dosen pembimbing," kata dia, Senin (2/1/2023).

Selain menjadi salah satu terobosan kata dia, Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Itu juga sebagai langkah konkrit dalam rangka memberikan penguatan, pembelajaran, literasi dan numerasi. Sehingga semakin adaptif terhadap teknologi pada jenjang SD maupun SMP.

“Program ini untuk mengasah jiwa kepemimpinan, kreativitas, pemecahan masalah dan inovasi langsung di lapangan, serta menjadi wadah bagi mahasiswa dalam mengasah keterampilan non teknis," ucap Doktor teknik sipil ini.

Disamping itu kata pria berkacamata ini menambahkan, para mahasiswa atau mahasiswi ini akan di rekognisi atau diberikan pengakuan hasilnya dengan bobot 20 SKS, mendapatkan Biaya Living Cost, Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama 1 semester, dan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

“Prestasi atas upaya dan ikhtiar para mahasiswa UWG Malang untuk berkesempatan mengambil peran aktif program dimaksud sebagai implementasi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi," papar dia.

Engineer Sheet Pile kali Kamoning ini menambahkan, Farah Fajri Laili Rimadhani, merupakan mahasiswa dari Fakultas Hukum yang berdomisili di jalan Kramat 1 Kabupaten Sampang 2022 lalu, satu-satunya anak didik UWG Malang menjadi duta program “Kampus Mengajar Angkatan IV Tahun 2022”.

"Ini sebagai motivasi bagi mahasiswa yang lain," pungkas dia.

Sementara, Farah mengatakan, Duta UWG Malang “Program Kampus Mengajar Angkatan IV tahun 2022” ini tetap memberikan support dan semangat bagi rekan-rekannya yang belum diberikan kesempatan saat ini.

“Raihlah prestasi untuk membuktikan bahwa hasilnya akan memiliki nilai atau value sebagai bekal, dan berguna untuk memasuki masa depan sebagai wilayah pengabdian sekaligus menjaga almamater," kata sang motivator, sekaligus kader HMI muda ini saat mendampingi Rektor UWG Malang.

Untuk diketahui, enam Mahasiswa atau mahasiswi Universirtas Widyagama Malang Peraih Program “Kampus Mengajar Angkatan V Tahun 2023" yaitu, Shelly Preticia Septiani asal Kota Batu, Dwi Yudhanengtyas Galularasati Maharani Putri asal Kota Batu, Dita Roviana Ulfa asal Kota Batu, Shafa Salsabila asal Kota Malang, Dio Aji Saputra asal Kota Malang, dan Anjani Anil Chazni Asal Kota Malang.

Penulis      :    Fathur

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat pemeliharaan jaringan irigasi guna memastikan pasokan air bagi...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Jalan yang mantap menjadi salah satu penopang utama kelancaran aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga,...

MEMOonline.co.id. Boyolali- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Boyolali Masa Bakti 2025–2028 resmi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Dalam situasi darurat, kecepatan menyampaikan laporan dapat menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Segoro Topeng Kaliwungu 2026 telah usai, namun jejak budaya yang ditampilkan dalam festival tersebut tetap dapat...

Komentar