Tiga Tahun Pembunuh Suaminya Tak Terungkap, Istri PNS Disprindag Sumenep Kembali Datangi Mapolres
MEMOonline.co.id, Sumenep – Mungkin sudah keempat kalinya istri Mohamad Anwar (36), korban pembunuhan orang tak dikenal, yang hingga kini masih misterius.
Selaku istri korban, Yuliani (32) kembali mendatangi Mapolres Sumenep, Jawa Timur, untuk meminta keadilan kepada petugas kepolisian agar kasus kematian suaminya kembali diusut.
Sebab, sampai saat ini kasus pembunuhan seorang PNS dilingkungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep itu, buram.
Oleh karenanya, Yuliani kembali mendatangi Mapolres Sumenep, guna mengetahui perkembangan penanganan kasus pembunuhan yang menimpa suaminya.
"Kedatangan kami kesini untuk mempertanyakan penanganan kasus pembunuhan suami saya 2016 silam,” kata Yuliani, Rabu (13/2/2019).
Bahkan dalam penanganan kasus suaminya, polisi dinilai lamban. Sebab kasus pembunuhan tersebut sudah terjadi tiga tahun lalu.
"Namun sampai saat ini belum ada kejelasan," sesalnya.
Yuliani juga mengaku, sudah pernah dipanggil pihak kepolisian sebagai saksi sekitar satu tahun yang lalu.
"Saat itu saya dipanggil ke Polsek Kalianget, disana juga ada dari Polres," tuturnya.
Ia berharap, kasus ini segera menemukan titik terang. Dan pihak berwajib segera menetapkan tersangka atas pembunuhan suaminya.
Untuk diketahui, sosok mayat laki-laki yang ditemukan warga Dusun Mandun, Desa Cabbiye, Kecamatan Talango, pulau Poteran Sumenep, ternyata mayat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Prindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep yang sudah dua hari tidak pulang.
Sosok mayat tersebut diketahui bernama Moh. Anwar (36), warga Dusun Lojikantang, Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Korban sudah dua hari tidak pulang ke rumahnya. Sementara sepeda motor yang biasa dipakai korban ditemukan di sebuah gang di Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Minggu (13/3/2016) sekitar pukul 20.00 WIB. Sepeda motor jenis Supra X dengan Nopol M 3177 WK ditemukan dalam kondisi utuh tanpa ada kerusakan sedikitpun, bahkan lubang kuncinya tetap utuh.
Saat ini, sang istri tengah berjuang mendatangi Mapolres Sumenep untuk mendapatkan kejelasan siapa sebenarnya pelaku pembunuh sang suami. (fiq/diens)