iklan untuk wartawan baru

MEMO OnlineEkonomi & Bisnis

Dibuka Wakil Bupati Sumenep, Festival Tani Ganding 2026 Berpotensi Jadi Pilot Project Peningkatan Ekonomi dan UMKM di Kecamatan Lain

Rabu, 23 September 2026 14:40 WIB

Foto: Wakil Bupati Sumenep saat Membuka Festival Tani Ganding 2026
Foto: Wakil Bupati Sumenep saat Membuka Festival Tani Ganding 2026
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Festival Tani Ganding 2026 yang masuk dalam kalender event Kabupaten Sumenep resmi digelar di Lapangan Duwa’ Labuh, Kecamatan Ganding, Senin malam (21/9/2026).

iklan dbhct lumajang

Festival yang mengusung tema “Dari Tani Untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera” tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, KH. Imam Hasyim.

Festival Tani Ganding 2026 akan berlangsung selama 10 malam, mulai 21 hingga 30 September 2026.

Pembukaan festival turut dihadiri jajaran Forkopimda Sumenep, sejumlah kepala OPD, Forpimka Ganding, ulama, tokoh masyarakat, MWC NU Ganding, serta ribuan masyarakat Ganding dan sekitarnya.

Festival tersebut menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan potensi pertanian, seni budaya, UMKM, industri tembakau, kegiatan keagamaan, hingga wahana permainan dan hiburan bagi anak-anak serta masyarakat.

Wabup Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan Festival Tani Ganding 2026 berpotensi menjadi percontohan bagi penyelenggaraan event di kecamatan lainnya.

“Kegiatan Festival Tani Ganding 2026 bisa menjadi pilot project untuk kegiatan event kecamatan-kecamatan yang lain di Sumenep,” kata Kiai Imam saat memberikan sambutan.

Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa misi untuk mengangkat potensi sektor pertanian di Kecamatan Ganding.

“Selain mengangkat pertanian di Ganding, kegiatan ini juga menjadi pemicu semangat bagi kawula muda untuk tidak mengenyampingkan sektor pertanian,” ujarnya.

Politisi senior PKB itu menilai keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian penting untuk menjaga keberlanjutan sektor tersebut sekaligus membuka peluang ekonomi baru di tingkat kecamatan.

Kiai Imam juga menyebut keberadaan festival dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Ganding dan wilayah sekitarnya.

“Festival ini juga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat dan UMKM di Ganding dan sekitarnya,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Ganding, H. Abdul Khalid, selaku leading sector penyelenggaraan Festival Tani Ganding, mengatakan kegiatan tersebut dirancang dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, festival menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi pertanian, produk UMKM, seni budaya, serta berbagai potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat Kecamatan Ganding.

“Festival Tani Ganding kami konsep sebagai ruang bersama untuk memperkenalkan potensi kecamatan, sekaligus memberikan kesempatan masyarakat mempromosikan produk unggulannya,” kata H. Abdul Khalid.

Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, pelaku UMKM, pelaku seni, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan festival tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Festival Tani Ganding, Helman JR, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan disiapkan untuk menghadirkan festival yang mampu menggerakkan berbagai potensi lokal.

“Kami ingin Festival Tani Ganding menjadi ruang bersama untuk mengenalkan potensi pertanian, UMKM, seni budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Helman.

Pria yang juga Ketua IKAPMII Ganding itu menambahkan, Festival Tani Ganding diharapkan menjadi momentum untuk mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk lokal melalui rangkaian pameran dan kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari.

“Harapannya, masyarakat tidak hanya datang menikmati kegiatan, tetapi juga ikut berpartisipasi, membeli produk lokal, dan mendukung pelaku usaha di Ganding,” harapnya.

Pada malam pembukaan, Festival Tani Ganding 2026 turut dimeriahkan penampilan Musik Tong Tong Raden Agung, Tari Muang Sangkal dari SDN Bataal Barat, serta pertunjukan Teater Sanggar Malar dari PP Mahasinul Akhlaq.

iklan bawag

Berita lain di Ekonomi & Bisnis