iklan untuk wartawan baru

MEMO OnlineOlahraga

Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pesepakbola Profesional

Sabtu, 19 September 2026 17:50 WIB

Foto : Bupati Fauzi di persiapan Piala AF Sport U-17 Sumenep Oktober 2026
Foto : Bupati Fauzi di persiapan Piala AF Sport U-17 Sumenep Oktober 2026
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Turnamen sepakbola U-17 Piala AF Sport akan digelar pada pertengahan Oktober 2026.

iklan dbhct lumajang

Ajang ini menjadi wadah bagi puluhan klub lokal di Kabupaten Sumenep untuk berkompetisi sekaligus menambah jam terbang pemain muda.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berharap Piala AF Sport tidak sekadar menjadi turnamen, tetapi mampu melahirkan bibit-bibit pesepakbola potensial yang dapat berkembang hingga level profesional.

“Di Sumenep ada puluhan tim sepakbola lokal. Ajang ini harus dimanfaatkan klub untuk menambah jam terbang bermain bagi anak asuhnya,” kata Bupati Fauzi, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, Piala AF Sport juga diharapkan dapat menjadi ajang resmi sekaligus masuk dalam kalender olahraga Kabupaten Sumenep.

“Untuk tahun ini kita fokus pada klub-klub lokal Sumenep. Tapi mendatang, semoga dapat lebih luas dan bisa merangkul klub di kabupaten/kota di Jawa Timur,” ujarnya.

Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah menyambut positif inisiatif penyelenggaraan Piala AF Sport U-17 tersebut.

“Kami dari Askab PSSI Sumenep tentu akan mensupport penuh gelaran ini. Pekan ini segala persiapan akan kita matangkan bersama tim media AF Sport,” kata Febmi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Piala AF Sport U-17 Didik Setia Budi mengatakan, undangan kepesertaan segera dikirimkan kepada klub-klub lokal di Sumenep.

Klub yang berprestasi nantinya akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan.

“Untuk klub berprestasi akan menerima hadiah trofi dan uang pembinaan. Khusus warga Sumenep juga jangan lewatkan, ayo nonton bola di Stadion Ahmad Yani sejak tanggal 10 sampai akhir Oktober,” ujar Didik.

iklan bawag

Berita lain di Olahraga