iklan untuk wartawan baru

MEMO OnlinePeristiwa Daerah

‎Lanjut Pasang Patok di Lahan Sengketa, Warga Tiga Desa Siap Tuntut Pencabutan Sertifikat HGU PT Kali Jeruk Baru

Senin, 21 September 2026 19:44 WIB

Foto : Aktivitas pemasangan patok di lahan perkebunan PT. Kali Jeruk Baru. (Doc.memoonline).
Foto : Aktivitas pemasangan patok di lahan perkebunan PT. Kali Jeruk Baru. (Doc.memoonline).
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Lumajang- Aksi warga dari tiga desa, yaitu Desa Salak, Kalipenggung, dan Logong, yang berlanjut ke hari Senin (21/9/2026) kian mempertegas sikap penguasaan atas lahan yang dipersengketakan di kawasan perkebunan PT Kali Jeruk Baru, Kecamatan Randuagung.

iklan dbhct lumajang

‎ ‎Aktivitas pemasangan patok batas tanah berlangsung aman, tertib, dan diikuti warga yang tetap banyak serta kompak.

Simbol Kemenangan: Tanam Pohon Pisang dan Alpukat

‎ ‎Munif, Sekretaris Jenderal Serikat Tani Lumajang, mengingatkan seluruh warga untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Ia juga mengumumkan langkah lanjutan yang bermakna sebagai tanda kemenangan warga.

‎ ‎“Besok, warga akan menanam pohon pisang dan alpukat di lahan ini. Ini adalah bentuk kemenangan warga,” ujar Munif di lokasi aksi.

‎ ‎Langkah itu bukan sekadar penanaman, melainkan penegasan bahwa lahan tersebut kini dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Siap Tuntut Pencabutan Sertifikat HGU

‎ ‎Munif menegaskan perjuangan hukum juga akan segera diperdengarkan.

‎“Selanjutnya, akan bermusyawarah mempersiapkan langkah menuntut Bupati Lumajang maupun BPN Lumajang agar secepatnya mencabut sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) PT Kali Jeruk Baru,” tegasnya.

Pihak Perkebunan Tak Dapat Dihubungi

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Kali Jeruk Baru belum dapat memberikan tanggapan.

‎ ‎Upaya konfirmasi kepada Mayo Walla tidak terhubung. Nomor WhatsApp yang sebelumnya terekam oleh redaksi kini diduga telah berganti.

‎ ‎Konflik lahan yang telah berlangsung berhari-hari ini terus memanas. Warga tetap berdiri teguh di bawah kibaran bendera Merah Putih, menanti respons resmi dari pemerintah maupun pihak perusahaan.

iklan bawag

Berita lain di Peristiwa Daerah