Lakukan Aksi, Jurnalis Sampang Bersatu Tolak RUU Penyiaran

Foto : Para jurnalis melakukan aksi di depan kantor DPRD Sampang
168
ad

MEMOonline.co.id, Sampang- Gabungan jurnalis di Sampang Madura Jawa Timur, menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD setempat, Senin (20/05/2024).

Dalam aksinya, mereka menolak Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran, yang sedang diharmonisasi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Hernandi Kusumahadi salah satu koordinator aksi menegaskan, aksi ini bentuk protes atas dibahasnya RUU penyiaran oleh DPR RI yang memuat pasal karet. 

"Pembahasan RUU Penyiaran itu menuai kontroversial di kalangan publik, karena berpotensi mengekang kebebasan pers," ujarnya. 

Maka dari itu, kata jurnalis akrab disapa Dedet, jurnalis Sampang bersatu sepakat menolak RUU Penyiaran tersebut.

Karena menurutnya, di dalam RUU Penyiaran terdapat sejumlah pasal yang akan mengancam kebebasan Pers di Indonesia. 

"Diantaranya, larangan penayangan berita eksklusif atau berita hasil investigasi," jelas Dedet dalam orasinya. 

Hal yang sama juga dikatakan Kamaluddin Harun, menurunnya, jurnalis Sampang kompak menolak RUU Penyiaran. Alasannya, sejumlah pasal dalam RUU tersebut mengekang kebebasan pers.

Dia mengungkapkan, dalam pasal 50 B ayat 2 huruf c melarang penayangan jurnalistik investigasi.

"Larangan ini melukai hati insan pers. Padahal jurnalis identik dengan liputan investigasi," ungkap dia

Sementara, perwakilan DPRD Sampang Agus Husnul Yakin menyampaikan, mendukung aksi penolakan RUU Penyiaran tersebut. 

"Kami akan membuat surat pengantar dan surat pernyataan kepada DPR RI, atas aspirasi rekan-rekan jurnalis," ucapnya. 

Ditempat yang sama, Aulia Rahman juga menyepakati apa yang menjadi aspirasi jurnalis, dalam penolakan RUU Penyiaran. 

"Kami juga sepakat dan menolak RUU Penyiaran itu, karena akan mencederai kebebasan pers," kata Aulia dengan tegas.

 

Penulis : Fathur

Editor : Udiens

Publisher: Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id- Khayalan untuk ikut perayaan 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pun sempat membersit di ujung harapan dalam kondisi...

MEMOonline.co.id, Surabaya- Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menjadi sorotan usai mengeluarkan fatwa yang menimbulkan kontroversi. Dalam...

MEMOonline.co.id, Malang- Pengasuh Pesantren Luhur Malang, Moh. Danial Farafish, S.H., S.Hum., M.Ag., atau akrab disapa Gus Danial ikut meramaikan...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Sekolah Menengah Pertama Negeri 01 Sukodono Lumajang (SKODSA) menggelar haflah akhirussanah atau perayaan akhir tahun...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Banyak kepala desa yang keluar saat prosesi serah terima SK perpanjangan masa jabatan, ternyata membuat Pj. Bupati...

Komentar