Mencekam! Desa Surulangun Dikepung Puluhan Brimob Bersenjata

Foto: Brimob bersenjata
112
ad

MEMOonline.co.id, Sumatera-PULUHAN anggota Sat Brimob dan anggota Polres Muratara bersenjata lengkap menggerebek kampung narkoba di Kelurahan Pasar Surulangun, Kecamatan Rawas ulu, Kabupaten Muratara, Sumsel, Sabtu (12/6/2021) sekitar pukul 03.00-08.00 WIB. Penggerebekan itu dilakukan tepatnya di Kampung 1, Desa Surulangun, Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.

Puluhan warga yang diduga berkaitan dengan penyakit masyarakat seperti narkoba, judi, dan aksi kriminalitas diamankan petugas.

Awalnya spot Desa Surulangun sudah lama menjadi pembicaraan publik dan dicap sebagai kampung narkoba.

Akses untuk masuk ke desa ini terbilang cukup sulit, karena harus melintasi jembatan gantung sebagai penghubung utama.

Tidak jarang aksi penggerebekan yang dilakukan polisi beberapa kali di wilayah ini gagal karena informasi bocor, sehingga nihil mendapatkan sejumlah barang bukti.

Sebelumnya dampak peredaran narkoba di wilayah ini sempat membuat warga resah.

Karena para pelaku narkoba ini kerap menghalangi beragam kegiatan keagamaan di masjid.

Rhoma Irama Dan Ricca Rachmim Awet Menikah 35 Tahun.

Mengingat sulitnya penindakan terhadap penyakit masyarakat di Desa Surolangun ini, dan banyaknya informasi peredaran senpira.

Petugas memasuki wilayah desa ini dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, untuk memastikan sejumlah target tidak lepas kendali dan tepat sasaran.

Menjelang subuh, operasi penindakan penyakit masyarakat ini mulai dilancarkan.

Tiga mobil Dalmas membawa dua peleton anggota Brimob senjata lengkap langsung mengepung desa tersebut.

Sebagian anggota Brimob dan Polres Muratara, masuk melakukan sweeping ke desa yang berada di seberang sungai.

Sedangkan puluhan anggota lainnya stanby di pangkal jembatan gantung penghubung desa untuk mengamankan lokasi.

Operasi senyap ini langsung dipimpin Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, dan perwira Polres Muratara.

Suasana Desa Surulangun, Rawas Ulu nampak mencekam. Aktivitas warga sunyi dan tidak diperkenankan keluar masuk desa, selama operasi pengepungan.

Menjelang pukul 07.30 WIB, sejumlah petugas terlihat membawa puluhan warga ke mobil Dalmas dan sejumlah barang bukti.

Aksi penggerbekan itu sempat mrnjadi tontona warga, yang mayoritas tengah beraktivitas di sekitar pasar sarolangun, Rawas Ulu dan tidak jauh dari kantot Camat Rawas Ulu.

Anggota DPRD Muratara dari partai Demokrat M Ruslan yang mengetahui aktivitas itu mengapresiasi kinerja Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto dalam memberantas peredaran narkoba dan sejumlah penyakit masyarakat.

Dia mengatakan penggerebekan yang dilakukan, membuka pintu masuk untuk Pemerintah Daerah dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat terkait bahaya narkoba maupun penyakit masyarakat lainnya.

“Kami harus mengubah stigma negatif yang terbentuk dimasyarakat. Saya sangat apresiasi pihak kepolisian yang sudah maksimal memberikan kontribusi untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap, aksi seperti ini dapat memberikan efek jera dan disambut Pemerintah daerah sebagai pintu masuk dalam memberantas narkoba dengan memperbanyak kegiatan pembinaan dan sosialisasi terhadap masyarakat.

Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir membenarkan kabar tersebut setelah dirinya menerima informasi dari masyarakat.

“Benar, info yang saya terima begitu (penangkapan diduga bandar narkoba). Untuk secara jelasnya saya tidak tahu karena baru pagi ini dapat kabarnya,” kata Abdul Kadir.

Dia sudah berupaya menghubungi kepala desa setempat namun belum tersambung karena kesulitan jaringan telepon.

“Saya sudah telepon kadesnya tetapi ponselnya tidak aktif, mungkin lagi di tempat tidak ada sinyal,” kata Abdul Kadir.

Terpisah, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto membenarkan penggerebekan kasus narkoba di Rawas Ulu, Kabupaten Muratara itu.

“Iya ada penggerbekan. Sabar ya, nanti ada rilis,” ujar AKBP Eko Sumaryanto melalui pesan singkat.

Penulis: Metroonlinentt

Editor: Udiens

Publisher: Lina

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Lumajang - Satresnarkoba Polres Lumajang terus berupaya maksimal memangkas peredaran sabu di...

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Guna meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19, juga untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme...

MEMOonline.co.id, Sampang - Forum Gardu Demokrasi (FGD) Kabupaten Sampang menyoroti hakim dan jaksa satu kota (Yurisdiksi), yaitu sama - sama...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Kabupaten Bekasi sebagai salah satu daerah penyumbang angka kasus tertinggi harian Covid-19 di Provinsi Jawa Barat memang...

MEMOonline.co.id, Bekasi - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi berhasil meraih penghargaan Reformasi Birokrasi...

Komentar