Masa Depan Sumenep Mulai Digodok Bappeda Melalui Penyusunan RPJMD Teknokratik 2025-2030

Foto: Kepala Bappeda Sumenep, Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si.
161
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep telah memulai proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2030. Langkah awal ini ditandai dengan diadakannya Kick Off Meeting di aula Potre Koneng, yang dihadiri oleh seluruh Forkopimda dan jajaran pimpinan DPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kepala Bappeda Sumenep, Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD ini akan melalui beberapa tahapan penting. Tahap pertama adalah penyusunan rancangan teknokratik RPJMD yang dijadwalkan selesai sebelum penetapan kepala daerah dan wakil kepala daerah, paling lambat Agustus 2024. "Hal ini bertujuan agar rancangan ini bisa disosialisasikan kepada bakal calon kepala daerah," ujar Arif.

Selanjutnya, penyusunan rancangan awal RPJMD akan dimulai pada Februari 2025 dan ditargetkan selesai pada Mei 2025. Penyusunan rancangan akhir akan dimulai pada Juni 2025, dan akan ditetapkan melalui peraturan daerah pada Agustus 2025.

Arif menjelaskan bahwa rancangan teknokratik RPJMD merupakan naskah akademik yang memuat kajian empirik dan ilmiah tentang kondisi daerah, mencakup aspek geografi, demografi, kesejahteraan umum, dan pelayanan publik. Tahap ini juga melibatkan perumusan gambaran keuangan daerah, analisis pendapatan, belanja, dan pembiayaan, serta penelaahan dokumen perencanaan lainnya seperti RTRW, KLHS, dan RPJPD.

Arif menekankan pentingnya komitmen seluruh stakeholders, khususnya perangkat daerah, untuk berpartisipasi aktif selama proses penyusunan rancangan teknokratik ini. “Output dari kegiatan ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh stakeholders,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, tim ahli dari Universitas Brawijaya Malang juga diundang untuk menyampaikan materi tentang rancangan teknokratik RPJMD, termasuk metode analisis yang akan digunakan dan segmentasi kebutuhan data. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan bagi semua peserta yang hadir.

Dengan pelaksanaan Kick Off Meeting ini, diharapkan seluruh perangkat daerah mulai menyiapkan data dan permasalahan aktual sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga proses penyusunan RPJMD dapat berjalan lancar dan menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan efektif bagi pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta- Sengketa tumpang tindih wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) antara PT Artha Bumi Mining dan PT Bintangdelapan Wahana di...

MEMOonline.co.id, Bogor- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia tingkat kabupaten pada tahun 2024...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Pentingnya sinergitas yang erat antara TNI dan pemerintah desa melalui langkah strategis dengan menyatukan visi dan misi...

MEMOonline.co.id, Pekalongan- Dino Ardiyansah atau yang lebih dikenal King Dino Trader adalah seorang Trader Forex asal Indonesia yang lahir di...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Inspektorat Kabupaten Lumajang, terus melakukan pendalaman menindaklanjuti laporan warga Desa Karangsari Kecamatan...

Komentar