Masa Depan Sumenep Mulai Digodok Bappeda Melalui Penyusunan RPJMD Teknokratik 2025-2030

Foto: Kepala Bappeda Sumenep, Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si.
880
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep telah memulai proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2030. Langkah awal ini ditandai dengan diadakannya Kick Off Meeting di aula Potre Koneng, yang dihadiri oleh seluruh Forkopimda dan jajaran pimpinan DPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Kepala Bappeda Sumenep, Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD ini akan melalui beberapa tahapan penting. Tahap pertama adalah penyusunan rancangan teknokratik RPJMD yang dijadwalkan selesai sebelum penetapan kepala daerah dan wakil kepala daerah, paling lambat Agustus 2024. "Hal ini bertujuan agar rancangan ini bisa disosialisasikan kepada bakal calon kepala daerah," ujar Arif.

Selanjutnya, penyusunan rancangan awal RPJMD akan dimulai pada Februari 2025 dan ditargetkan selesai pada Mei 2025. Penyusunan rancangan akhir akan dimulai pada Juni 2025, dan akan ditetapkan melalui peraturan daerah pada Agustus 2025.

Arif menjelaskan bahwa rancangan teknokratik RPJMD merupakan naskah akademik yang memuat kajian empirik dan ilmiah tentang kondisi daerah, mencakup aspek geografi, demografi, kesejahteraan umum, dan pelayanan publik. Tahap ini juga melibatkan perumusan gambaran keuangan daerah, analisis pendapatan, belanja, dan pembiayaan, serta penelaahan dokumen perencanaan lainnya seperti RTRW, KLHS, dan RPJPD.

Arif menekankan pentingnya komitmen seluruh stakeholders, khususnya perangkat daerah, untuk berpartisipasi aktif selama proses penyusunan rancangan teknokratik ini. “Output dari kegiatan ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh stakeholders,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, tim ahli dari Universitas Brawijaya Malang juga diundang untuk menyampaikan materi tentang rancangan teknokratik RPJMD, termasuk metode analisis yang akan digunakan dan segmentasi kebutuhan data. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan bagi semua peserta yang hadir.

Dengan pelaksanaan Kick Off Meeting ini, diharapkan seluruh perangkat daerah mulai menyiapkan data dan permasalahan aktual sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga proses penyusunan RPJMD dapat berjalan lancar dan menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan efektif bagi pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pelaksanaan Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, menjadi sorotan publik....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

Komentar