Diduga Terjadi Banyak Kecurangan, Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di Pulau Sapeken Sumenep Ditunda Sementara

Foto: Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di Pulau Sapeken Sumenep
417
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Proses rekapitulasi hasil suara Pemilu 2024 di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (23/2/2024), terpaksa dihentikan dan ditunda sementara.

Hal itu dikarenakan adanya dugaan kecurangan yang dilakukan oknum Panitia Pemungutan Suara (PPS) salah satu desa.

Bahkan Penghentian proses rekapitulasi di Pulau Sapeken itupun dicurigai untuk memanipulasi suara hasil pemilu 2024.

Sesuai data yang dihimpun media ini dari berbagai sumber, ditemukan adanya perbedaan antara C hasil yang dipegang oleh partai dengan C hasil yang dimiliki panitia dengan PKB.

Dugaan kecurangan itu terjadi di TPS 02, 03, 05 Desa Sabunten, Kecamatan Sapeken.

"Seperti di TPS 02 itu, C hasil yang dipegang dan dimiliki oleh saksi - saksi partai lain itu lebih rendah dari pada C hasil yang dimiliki panitia (PPS) dan saksi PKB. Itu ditemukan pada saat penghitungan," terang salah satu warga setempat atau saksi yang berada di acara rekapitulasi tingkat kecamatan tersebut.

Ada juga lanjutnya, C hasil yang dimiliki oleh salah satu partai PBB yang ada di Sapangkur Kecil mendadak suaranya berkurang. Data yang sudah ada dan awalnya tercatat 29 berubah menjadi 19.

"Setelah dilacak dan ternyata ada video pengakuan bahwa perubahan itu tidak di KPPS, tapi perubahan itu terjadi di PPS," terangnya.

Dan yang terbukti lanjutnya, hanya ada tiga data yang dipegang para saksi, karena para saksi partai itu hanya mengamankan C 1 nya saja.

"Sedangkan di TPS lainnya, karena kita tidak sempat mendapatkan C 1 saat itu. Akhirnya teman-teman mendapatkan C1 setelah dirubah oleh panitia. Bayangkan di pulau Sapeken, orang matipun nyoblos," terangnya.

Terpisah, dalam video berdurasi 0.53 detik yang diterima media ini bahwa Ketua KPPS 05 Desa Sabunten Pulau Sapeken, Heri Sukanto mengakui data yang ada di TPS 05 itu 34 untuk PKB, partai 2 dan calon bernama Samsul Ajis dapat 1, jumlah totalnya 37.

"Mengenai perubahan itu saya tidak tahu, karena saya tidak ikut ke Sepangkur. Tapi ini data asli pegangan saya untuk TPS 05. Jadi, ada perubahan-perubahan saya tidak tahu, mungkin (yang tahu) pihak PPS sama pihak desa di Sepangkur. Karena saya tidak ikut, ini yang (dipegang) PKB," terang Heri Sukanto dalam video tersebut.

Penulis     :    Rawiyanto

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A)...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Lembaga Bantuan Hukum Muhammadiyah Kabupaten Lumajang, resmi melaporkan sebuah akun sosial media ke Polres Lumajang, Rabu...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengadakan...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan segera...

MEMOonline.co.id, Sumenep- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep telah memulai proses penyusunan Rencana Pembangunan...

Komentar