Pentian Panjang Tak Berujung, Perbaikan Jalan Kabupaten di Pakusari Tak Kunjung Ada
MEMOonline.co.id. Jember- Harapan warga atas perbaikan jalan rusak di sejumlah titik di wilayah Desa se- Kecamatan Pakusari semakin menipis.
Pasalnya, hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah kabupaten untuk memperbaiki infrastruktur yang telah lama rusak parah tersebut.
Roni seorang pengendara roda dua mengatakan Jalan utama penghubung antar desa sumber pinang dan kelurahan di kecamatan sumbersari di wilayah tersebut telah bertahun-tahun mengalami kerusakan.
Menurutnya, kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada ekonomi lokal warga.
"Jalan rusak bertahun-tahun sampai sekarang belum diperbaiki dari KUA Pakusari tembus ke pasar wirolegi kecamatan Sumbersari,"Gumamnya.
Hal senada disampaikan Yanto sopir pengangkut hasil pertanian. Ia mengatakan sering mengalami kendala saat membawa hasil panen warga karena kondisi jalan tidak layak dilalui truk.
“Kalau muatan berat, bisa nyangkut di tengah jalan, katanya udh pernah diperbaiki, namun proyek tak bertahan lama, jalan yang berlubang sebelum kantor Subo Pakusari,”pungkasnya.
Selain menghambat aktivitas warga, kerusakan jalan tersebut juga berdampak pada distribusi hasil pertanian. Banyak sopir truk enggan melintas karena khawatir kendaraan mereka rusak akibat jalan yang tidak rata.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Jember segera memperbaiki jalan penghubung ini, mengingat fungsinya sangat vital bagi kegiatan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Sebelumnya diberitakan, Jember- Warga Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlubang yang tak kunjung diperbaiki.
Mereka merasa pemerintah seolah abai terhadap kondisi infrastruktur yang vital bagi mobilitas masyarakat.
Salah satu warga berinisial FN mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
“Kami sudah lama melewati jalan rusak ini. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan akan diperbaiki,” ujar FN saat ditemui media pada Jumat (20/6/2025).