Pemkab Probolinggo Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025, Ketua PN Bertindak Sebagai Inspektur
MEMOonline.co.id. Probolinggo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar upacara bendera peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (10/11/2025) pagi.
Upacara yang mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” ini diikuti oleh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan (Dishub), Karang Taruna, PKH, PGRI serta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Putu Agus Wiranata dan Perwira Upacara dijabat oleh Kepala Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi.
Adapun Komandan Upacara adalah Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyatakat Veteriner Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.
Teks Pesan-Pesan Pahlawan dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Muhamad Zubaidi, iringan musik Korp Musik Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo dan Paskibraka Kabupaten Probolinggo yang bertugas sebagai pengibar bendera merah putih.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo M. Zubaidi membacakan pesan-pesan pahlawan dari apel peringatan Hari Pahlawan 2025.
Upacara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, unsur Forkopimda, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Putu Agus Wiranata menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan anggota LVRI sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap para pejuang kemerdekaan.
Saat membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia H. Saifullah Yusuf, Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Putu Agus Wiranata menyampaikan Hari Pahlawan harus dimaknai sebagai momentum untuk mengenang dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.
“Hari ini di bawah langit Indonesia merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini,” ungkapnya.
Ketua Pengadilan Negeri Kraksaan Putu Agus Wiranata menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan anggota LVRI.
Lebih lanjut dalam amanat Mensos tersebut ditegaskan bahwa kemerdekaan yang diraih tidak jatuh dari langit, melainkan hasil dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan para pejuang.
“Para pahlawan mengajarkan bahwa kemerdekaan lahir dari kesabaran dan pengorbanan. Mereka mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, bukan jabatan atau balasan. Mereka berjuang untuk generasi masa depan agar kemakmuran bangsa terwujud,” lanjutnya.
Mensos juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan bekerja keras, berpikir jernih dan melayani dengan tulus.
“Mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak dan berdampak,” tambahnya.