MEMO Online › Pemerintahan

Desa Selok Anyar Gelar Orientasi Pengasuhan 1000 HPK: Fokus pada Nutrisi dan Tumbuh Kembang Anak

Rabu, 16 Juli 2025 07:55 WIB · 1 kali dibaca

Foto : KIM Lintas Selatan (tim)
Foto : KIM Lintas Selatan (tim)
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id, Lumajang- Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK), Pemerintah Desa Selok Anyar menggelar kegiatan orientasi pengasuhan di Pendopo Balai Desa pada Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh Ketua TP PKK Desa Namiatus Sa’adah bersama Kader Bina Keluarga Balita (BKB), dengan menghadirkan lintas instansi dari tingkat kecamatan.

Hadir dalam acara ini Camat Pasirian Trikondo Cahyono, Kepala Desa H. Nurhasin, Kepala Puskesmas Pasirian dr. Saiful Ikhsan, Penyuluh KB Kecamatan Pasirian Ibu Luluk, serta perwakilan Koramil dan Polsek Pasirian.

Dalam paparannya, Ibu Luluk menjelaskan bahwa 1000 HPK merupakan masa krusial sejak terbentuknya janin dalam kandungan (270 hari) hingga anak berusia dua tahun (730 hari). Masa ini kerap disebut golden period karena sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Di fase ini, organ-organ penting seperti otak, jantung, hati, dan paru-paru mulai terbentuk. Karena itu, asupan gizi sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun harus benar-benar diperhatikan,” jelas Ibu Luluk.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan gizi sejak masa pra-kehamilan, termasuk pada calon pengantin dan ibu menyusui. Menurutnya, kualitas gizi ibu sangat memengaruhi status gizi dan kesehatan anak ke depannya.

Lebih lanjut, peserta mendapatkan materi seputar nutrisi seimbang, pencegahan penyakit, imunisasi, serta stimulasi tumbuh kembang anak. Selain edukasi, kegiatan ini menjadi sarana koordinasi antar lembaga untuk mewujudkan generasi sehat dan berkualitas.

Ketua TP PKK Desa Selok Anyar, Namiatus Sa’adah, menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

“Orientasi ini sangat penting untuk memperkuat pemahaman kader dan keluarga tentang pola asuh dan gizi. Kami berharap ini dapat diteruskan dalam bentuk pendampingan nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan bahwa Desa Selok Anyar bersama Desa Yosowilangun Kidul akan mewakili Kecamatan Pasirian dalam Lomba Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) tingkat Provinsi.

“Hanya dua desa di kecamatan ini yang menganggarkan program SOTH, dan Selok Anyar salah satunya. Semoga bisa berjalan optimal dan berdampak nyata bagi keluarga,” harap Ibu Luluk.

Dengan komitmen bersama, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung terciptanya generasi unggul sejak dini, dimulai dari lingkungan keluarga yang sehat dan peduli tumbuh kembang anak.

Berita lain di Pemerintahan