Akhirnya ! Empat Dari Puluhan Korban Pencabulan Guru SD di Sumenep Lapor Polisi

Foto: Orang dan korban pencabulan oknum guru SD saat melapor ke Mapolres Sumenep
1134
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sedikitnya, empat dari puluhan korban pencabulan oknum guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Kebunagung, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melaporkan kasus yang menimpanya ke Mapolres Sumenep, Senin (20/05/2024).

Ke empat Korban tersebut secara bergantian melaporkan kasus pelecehan seksual oknum guru cabul yang dialaminya.

Dalam laporannya, siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri ini mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual atau disebut Pencabulan oleh oknum Gurunya sendiri.

Adapun kronologisnya berawal dari salah satu siswa yang benama Bunga (nama samaran red) sering di perlakukan tidak senonoh oleh seorang gurunya yang tak lain wali kelasnya sendiri.

Korbam mengaku payudaranya diremas oleh gurunya awal bulan Januari 2024.

Tak kuat mengalami pelecehan seksual, ahirnya bunga memberanikan diri mengadu kepada orangtuanya.

Mendengar anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh gurunya, orang tua korban kasus anaknya ke Kepala Sekolah.

Kepala sekolah kemudian Kades Kebunagung untuk memfasilitasi pertemuan dengan wali murid di Balai Desa setempat.

Dan setelah kasus tersebut viral dan menjadi trending topik diberbagai online, orang tua dan korban melaporkan kasus tersebut ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sumenep.

Nurullah selaku orang tua korban, menjelaskan jika lainnya ikut melaporkan perbuatan oknum guru cabul secara bersamaan ke Mapolres Sumenep.

Salah satu korban yakni Mawar (nama samaran red) mengaku paha dan organ vitalnya menjadi sasaran tindakan tak senonoh oknum gurunya.

“Saya meminta keadilan hukum dan pelaku pencabulan yang di alami putri saya di proses secepatnya, dan di hukum se berat-beratnya. karena saya yakin masih ada korban-korban lainnya yang masih ketakutan untuk melaporkan kasus pencabulan ini," kata orang tua korban.

Menurutnya, korban tidak hanya yang masih bersekolah di SDN tempat oknum guru cabul mengajar.

Bahkan ada korban yang saat ini sudah alumni dari SDN Kebonagung dan sudah melanjutkan ke SMP, hari ini juga membuat laporan ke Polres Sumenep.

Setelah pemeriksaan laporan, Polres Sumenep menerbitkan LP.

(1). LP/B/111N/2024/SPKT POLRES SUMENEP WILAYAH POLDA JAWA TIMUR

(2). LP/B121N/2024/SPKT POLRES SUMENEP WILAYAH POLDA JAWA TIMUR

(3). LP/B122N/2024/SPKT POLRES SUMENEP WILAYAH POLDA JAWA TIMUR

(4). LP/B123/2024/ SPKR POLRES SUMENEP WILAYAH POLDA JAWA TIMUR

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id- Khayalan untuk ikut perayaan 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pun sempat membersit di ujung harapan dalam kondisi...

MEMOonline.co.id, Surabaya- Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menjadi sorotan usai mengeluarkan fatwa yang menimbulkan kontroversi. Dalam...

MEMOonline.co.id, Malang- Pengasuh Pesantren Luhur Malang, Moh. Danial Farafish, S.H., S.Hum., M.Ag., atau akrab disapa Gus Danial ikut meramaikan...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Sekolah Menengah Pertama Negeri 01 Sukodono Lumajang (SKODSA) menggelar haflah akhirussanah atau perayaan akhir tahun...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Banyak kepala desa yang keluar saat prosesi serah terima SK perpanjangan masa jabatan, ternyata membuat Pj. Bupati...

Komentar