Viral ! Oknum Guru SD di Sumenep Nekat Gerayangi Tubuh Puluhan Siswinya Hingga ke Bagian Paling Intim

Foto: Ilustrasi pencabulan
1014
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Sungguh tak patut ditiru tindakan oknum Guru PNS yang bertugas di SDN Kebunagung ll (dua), Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Pasalnya, disela - sela dia mengajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tempatnya bertugas, dia juga melakukan tindak kejahatan seksual berupa pencabulan dengan cara menggerayangi tubuh puluhan siswinya, yang akan memasuki usia puber.

Tidak cukup sampai disitu, oknum guru cabul tersebut juga melakukan colok jari kebagian paling intim siswi - siswinya.

"Guru itu tidak hanya menggerayangi payudara aka saya saja, tapi dia mencolokkan jarinya ke 'anunya' anak saya," kata salah seorang wali murid, yang meminta namanya dirahasiakan, Jum'at (17/05/2024).

Akibatnya, oknum guru cabul tersebut kini menjadi viral dan kasusnya menjadi trending topik pemberitaan disejumlah media online.

Sementara siswi yang menjadi korban pencabulan oknum guru bejat itu, menjadi trauma dan tidak semangat pergi ke sekolah.

"Bahkan pada suatu hari, anak saya sempat meminta berhenti atau pindah ke sekolah," terangnya.

Sedangkan oknum tenaga pendidik yang kini sedang viral lantaran memiliki penyakit aneh (pedofilia) berupa gangguan seksual seperti ketertarikan seksual terhadap anak-anak di bawah 13 tahun, berinisial SO.

SO diduga melakukan tindak pidana pencabulan kepada puluhan siswinya, dengan berbagai modus.

Ada yang disingkap kerudungnya dulu oleh pelaku, lalu korban diminta membuka kancing bagian atas bajunya. Selanjutnya, pelaku mulai beraksi memasukkan tangannya ke bagian dada korban.

Sedangkan korban yang hendak berteriak atau menangis diancam tidak akan dinaikkan kelas.

Bahkan pelaku mengancam korban jika berani memberi tahu orang tuanya, akan di laporkan ke Polisi. Sehingga para korban tidak mau menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada siapapun, termasuk kepada orang tuanya.

Sementara modus lain pelaku terhadap korban, adalah membawa korban ke kolam renang untuk diajari berenang. Meski oknum guru tersebut bukanlah guru olahraga, melainkan guru.

Namun untuk melancarkan aksinya colok jari, oknum guru cabul tersebut nekat membawa beberapa siswinya ke kolam renang, meski tanpa sepengetahuan Kepala sekolah.

Tapi kini, oknum guru cabul harus menanggung akibatnya. Sebab kasusnya kini telah dilaporkan ke Polres Sumenep pada Selasa (14/5/2024).

Dengan bukti Laporan Polisi Nomor: LP/B/111/V/2024/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR tentang dugaan tindak pidana pencabulan sebagaimana dimaksud Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak.

Sebelum melaporkan ke Polisi, beberapa wali murid bersama anaknya (siswi SDN Kebunagung ll) telah melaporkan langsung juga kepada sang Kepala Sekolah dan salah satu Guru di SDN Kebunagung ll sekaligus kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Bahkan beberapa perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mendengarkan langsung dugaan tindak pidana pencabulan yang dilakukan oleh oknum Guru PNS inisial SO kepada muridnya yang langsung disampaikan oleh beberapa korban dan juga orang tua korban (wali murid di SDN Kebunagung ll).

Setelah mendengar pengakuan dari beberapa korban dan orang tua korban, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menegaskan bakal menindak tegas kepada Oknum Guru PNS Cabul yang tidak bermoral itu.

“Kami pastikan Dinas Pendidikan bakal menindak tegas. Dan kami bakal melaporkan kepada pimpinan kami,” tegas salah seorang perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dihadapan beberapa siswa dan wali murid SDN Kebunagung ll.

Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, beberapa wali murid yang menjadi korban dugaan tindak pidana pencabulan oknum Guru PNS inisial SO, saat ini anaknya mengaku trauma dan enggan masuk ke sekolah jika masih ada oknum Guru PNS inisial SO di SDN Kebunagung ll. Bahkan ada yang mengaku anaknya ngotot mau pindah ke sekolah lain.

“Kami pastikan dan menjamin yang bersangkutan (Oknum Guru PNS inisial SO-red) mulai besok (Selasa, 14 Mei 2024-red) sudah tidak ngajar lagi di SDN Kebunagung ll,” terang seorang perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep kepada beberapa siswa dan wali murid SDN Kebunagung ll setelah mendengar kondisi para siswa dibawah naungannya.

Dihadapan Kepala Sekolah dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, wali murid pun meminta Oknum Guru PNS Cabul yang tidak bermoral di SDN Kebunagung ll itu agar dipecat dan dihukum seberat-beratnya. Sebab jika dibiarkan, khawatir banyak korban lagi.

“Jika tidak ada tindakan dan masih tetap (Oknum Guru PNS inisial SO-red) masih ada di SDN Kebunagung ll maka siswa banyak yang mau pindah karena sudah merasa tidak tenang. Dan apabila (Oknum Guru PNS inisial SO-red) sudah tidak ada di Kebunagung, insya Allah kami masih ada hasrat sekolah (di SDN Kebunagung ll-red). Dan pastinya bakal banyak calon murid yang mau bersekolah di SDN Kebunagung ll. Sebab selama ini sulitnya anak yang mau bersekolah ke SDN Kebunagung ll karena ada yang bersangkutan (Oknum Guru inisial SO-red) itu,” ungkap wali murid dihadapan Kepala Sekolah dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.

Orang tua siswa bahkan mengaku bakal mengadakan syukuran selamatan baik di rumah masing-masing sekaligus bakal mengadakan selamatan juga di Sekolah jika Oknum Guru PNS Cabul itu tidak lagi mengajar di SDN Kebunagung ll karena sudah merasa tenang atas keselamatan anak-anaknya selama menuntut ilmu di SDN Kebunagung ll Sumenep.

Lalu apa tindakan yang akan dilakukan Dinsos P3A Sumenep dan PPA Polres Sumenep ?

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Jakarta- Sengketa tumpang tindih wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) antara PT Artha Bumi Mining dan PT Bintangdelapan Wahana di...

MEMOonline.co.id, Bogor- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia tingkat kabupaten pada tahun 2024...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Pentingnya sinergitas yang erat antara TNI dan pemerintah desa melalui langkah strategis dengan menyatukan visi dan misi...

MEMOonline.co.id, Pekalongan- Dino Ardiyansah atau yang lebih dikenal King Dino Trader adalah seorang Trader Forex asal Indonesia yang lahir di...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Inspektorat Kabupaten Lumajang, terus melakukan pendalaman menindaklanjuti laporan warga Desa Karangsari Kecamatan...

Komentar