Bupati Fauzi Minta Masyarakat Sumenep Tetap Tenang Sikapi Fenomena Langka di Desa Moncek Tengah

Foto: (Dok) Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo
10507
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta masyarakat tetap tenang menyikapi fenomena langka, yang terjadi di Dusun Tengah, Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2023) siang.

Menurutnya, suara misterius seperti orang sedang merenovasi rumah atau suara ketukan yang terdengar jelas dari perut bumi, masih dikordinasikan dengan pihak, untuk memastikan asal suara misterius dari dalam tanah.

"Kalau ada kejadian alam apapun silakan lapor ke Call Center 112. Harap tenang, kami masih berkoordinasi dengan semua pihak," ujarnya, saat dihubungi media, Sabtu (12/08/2023).

Saat ini, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait di wilayah Sumenep hingga ke Jatim untuk mengetahui fenomena langka tersebut.

"Sementara kami juga telah menerjunkan tim dari BPBD ke lokasi. Mereka akan standby sampai besok," tegasnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi dalam keterangan resmi yang diterima media ini mengatakan bahwa suara ketukan yang terjadi di Desa Moncek Tengah sudah berlangsung dalam 10 hari terakhir.

"Namun bunyinya tidak sekeras bunyi saat ini. Kondisi saat ini sudah tidak berbunyi lagi," ungkapnya.

Mantan Camat Dungkek ini menambahkan, saat ini di lokasi sudah dipasangi garis polisi (police line) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"BPBD akan standby sampai besok di lokasi sampai datangnya tim ahli Geologi dari ITN," katanya, menegaskan.

Selain itu, BPBD Sumenep juga telah menjalin koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget terkait fenomena alam langka tersebut.

Sementara itu, Kepala BMKG Sumenep, Usman Kholid mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih belum bisa memberikan keterangan pasti terkait dengan suara ketukan dalam bumi hingga getaran yang ditimbulkan tersebut.

"Saya masih koordinasi ini dengan teman-teman dari Geofisika. Yang jelas ini adalah fenomena yang langka," tandasnya.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id, Sumenep- Perjuangan dua bidan sukwan asal pulauan Kangean, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam...

MEMOonline.co.id, Lumajang- Kodim 0821/Lumajang melaksanakan acara halal bihalal, Kegiatan halal bihalal dipimpin langsung oleh Dandim 0821/Lumajang...

MEMOonline.co.id,...

MEMOonline.co.id, Jember- Alhamdulillah wa syukru ala ni'amillah. Tepat di hari ini Masyarakat dan Jama'ah Masjid Al - Hikmah Krajan 2 Desa...

MEMOonline.co.id - Kami, PT. Media Online Mandiri dan keluarga besar memoonline.co.id, ingin mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H kepada...

Komentar