Akibat Cuaca Ekstrem, Perahu Warga Masalembu Hancur Diterjang Gelombang

Foto: Perahu milik warga Dusun Baru, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep yang terkena gelombang akibat cuaca buruk
1866
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Tingginya gelombang laut yang disertai angin kencang akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak tiga hari, mengakibatkan sejumlah fasilatas serta barang - barang milik warga hancur.

Seperti melanda perahu milik warga pesisir Dusun Baru, Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang hancur akibat dihantam gelombang laut saat bersandar di bibir pantai, Sabtu (24/12/2022).

Subahri, Kepala Dusun Baru menjelaskan enam perahu yang bersandar mengalami kerusakan akibat tingginya gelombang dan angin kencang.

"Perahu bersandar sejak hari Kamis (22/12/2022) karena cuaca buruk sehingga tidak ada aktivitas nelayan. Pagi tadi (Sabtu 24/22/2022) diketahui dua perahu saya hancur dan rusak parah," ujarnya.

Sementara menurut Subahri, kerusakan yang terjadi beragam mulai dari yang hancur berat sampai sedang. Hanya saja kerusakan terparah pada perahu miliknya.

"Perahu saya rusak parah. Mungkin karena perahu tua. Hanya mesinnya yang bisa diselamatkan. Tapi masih belum di cek, apakah berfungsi atau tidak," jelasnya.

Sementara Politisi PDI Perjuangan yang juga Sekretaris Fraksi di DPRD Sumenep asal pulau Masalembu, Darul Hasyim Fath, berharap Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, segera melakukan tindakan kepada para korban bencana.

"Atas nama konstituensi kita mendorong institusi berwenang dalam hal Ini dinas penanggulangan bencana sebagai pihak otoritatif untuk bertindak responsif menginventarisasi jumlah kerusakan fasilitas umum," jelasnya.

Ditambahkan Darul, pihaknya menginginkan Dinas terkait juga dapat membantu sejumlah nelayan yang perahunya rusak berat akibat terjangan gelombang.

Sedangkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi, saat dikonfirmasi media ini melalui pesan Whatsappnya mengaku masih melakukan pendataan terkait jumlah korban dan kerusakan gelombang laut yang terjadi Masalembu. "Laporan lengkap belum kami terima mbak, kami masih menghimpun data," terangnya.

Penulis      :    Gita Larasati

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kasus pengeroyokan yang menimpa Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, polisi mengamankan dua...

Komentar