Hilangkan Nyawa Ratusan Orang, PWI Jatim Minta Semua Media Kawal Tregedi Kanjuruhan

Foto: Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim
5665
ad

MEMOonline.co.id. Surabaya - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur meminta semua media untuk mengawal tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan Suporter Aremania.

"Pers nasional perlu mengawal keputusan Presiden yang telah menginstruksikan Tim Independent untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan," ucap Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, saat ditemui awak media, Kamis (06/10/2022).

Menurut Lutfil, keputusan Presiden Joko Widodo mendesak Tim Independen Pencari Fakta agar segera melakukan investigasi secara menyeluruh mencari penyebab tragedi Kanjuruhan sangat tepat.

"Beliau (Presiden Joko Widodo) mendesak agar tragedi Kanjuruhan itu diusut tuntas secepatnya dan tanpa ada yang ditutup-tutupi, itu sangat tepat. Nah pers nasional harus mengawal kerja Tim ini," tegasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta semua media untuk terus mengawal tragedi yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

"Saya minta semua media untuk terus mengawal merja Tim Pencari Fakta sampai tuntas," tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, tragedi Kanjuruhan tersebut menyebabkan 130 korban meninggal dunia.

Penulis      :    Samauddin

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Batu melantik 33 pengurus Pimpinan Anak Cabang se-Kota Batu, pada Minggu...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Satreskrim Polres Lumajang Jawa Timur, berhasil mengungkap aksi pencurian motor milik warga Candipuro di teras IGD...

MEMOonline.co.id. Jember- Warga Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dibuat heboh setelah sebuah motor diduga dicuri. Tanpa...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kasus pengeroyokan yang menimpa Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang, polisi mengamankan dua...

Komentar