Hilangkan Nyawa Ratusan Orang, PWI Jatim Minta Semua Media Kawal Tregedi Kanjuruhan

Foto: Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim
5660
ad

MEMOonline.co.id. Surabaya - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur meminta semua media untuk mengawal tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan Suporter Aremania.

"Pers nasional perlu mengawal keputusan Presiden yang telah menginstruksikan Tim Independent untuk mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan," ucap Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, saat ditemui awak media, Kamis (06/10/2022).

Menurut Lutfil, keputusan Presiden Joko Widodo mendesak Tim Independen Pencari Fakta agar segera melakukan investigasi secara menyeluruh mencari penyebab tragedi Kanjuruhan sangat tepat.

"Beliau (Presiden Joko Widodo) mendesak agar tragedi Kanjuruhan itu diusut tuntas secepatnya dan tanpa ada yang ditutup-tutupi, itu sangat tepat. Nah pers nasional harus mengawal kerja Tim ini," tegasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta semua media untuk terus mengawal tragedi yang mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

"Saya minta semua media untuk terus mengawal merja Tim Pencari Fakta sampai tuntas," tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, tragedi Kanjuruhan tersebut menyebabkan 130 korban meninggal dunia.

Penulis      :    Samauddin

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep mencatat terobosan dalam tata kelola teknologi...

MEMOonline.co.id. Pamekasan- Pintu pagar SMK Kesehatan Nusantara yang berada di Jalan Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan pendidikan Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa penguatan integritas aparatur sipil negara menjadi fondasi utama reformasi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Wisata air legendaris Kabupaten Lumajang belakangan disorot pasca muncul wahana air berupa sewa ban pelampung, perahu...

Komentar