MEMO Online › Peristiwa Daerah

Baru Dua Tahun Dibangun, Rabat Beton Rp1,29 Miliar di Taopa Utara Mulai Rusak, Kades Minta Jalan Diaspal

Kamis, 08 Oktober 2026 15:40 WIB

Foto: Pengerjaan rabat beton Taopa Utara Rp1,29 Miliar oleh kontraktor CV. BCS
Foto: Pengerjaan rabat beton Taopa Utara Rp1,29 Miliar oleh kontraktor CV. BCS
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. PARIGI MOUTONG- Penantian panjang masyarakat Desa Taopa Utara, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), untuk mendapatkan akses jalan yang menghubungkan Desa Taopa dan Taopa Utara akhirnya terjawab.

Sejak pemekaran desa pada 2008, masyarakat setempat mengharapkan adanya akses jalan yang memadai.

Harapan tersebut mulai terealisasi pada 2024, ketika Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan melaksanakan proyek rekonstruksi dan peningkatan jalan Desa Taopa Utara.

Pekerjaan berupa rabat beton tersebut memiliki panjang sekitar 900 meter dan dikerjakan oleh kontraktor CV Bolle Cipta Sejahtera (BCS), dengan nilai anggaran sebesar Rp1.294.095.400.

Namun, kondisi jalan tersebut kini menuai keluhan. Pasalnya, sejumlah bagian rabat beton disebut mulai mengalami kerusakan, meski belum lama digunakan.

Beberapa titik bahkan dilaporkan sudah berlubang, sementara lapisan permukaan beton di sejumlah bagian mulai mengelupas.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya warga yang setiap hari melintas menggunakan kendaraan.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Taopa Utara, Riman Syantra, kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Kamis (8/10/2026).

Menurut Riman, jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Jalan itu menjadi jalur transportasi warga, khususnya para petani dari Desa Taopa, Palapi, Paria, Tompo, Tul, dan Sibatang yang memiliki lahan perkebunan di wilayah Taopa Utara.

"Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat, terutama para petani yang setiap hari menuju perkebunan," ujar Riman.

Karena itu, pihak pemerintah desa bersama masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat kembali mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan kualitas jalan tersebut.

Riman juga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di Desa Taopa Utara secara menyeluruh.

Pasalnya, hingga kini Desa Taopa Utara disebut menjadi salah satu desa yang belum memiliki akses jalan beraspal. Kondisi tersebut membuat masyarakat berharap adanya peningkatan infrastruktur secara bertahap.

"Kalau belum bisa seluruhnya, kami berharap setidaknya sebagian jalan bisa diaspal, terutama ruas yang menjadi penghubung Taopa dan Taopa Utara," harapnya.

Diketahui, total panjang jalan di Desa Taopa Utara mencapai sekitar 8,5 kilometer. Dari panjang tersebut, ruas yang menjadi penghubung antara Desa Taopa dan Taopa Utara mencapai sekitar 1,8 kilometer.

Ruas tersebut dinilai menjadi prioritas karena memiliki fungsi penting sebagai akses mobilitas warga sekaligus jalur perekonomian masyarakat yang bergantung pada sektor perkebunan.

Pemerintah desa berharap kondisi jalan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar akses transportasi masyarakat semakin aman dan mendukung aktivitas ekonomi warga.(Dewi Shita Melani)

Berita lain di Peristiwa Daerah