Musim Angin Datang, DLH Lakukan Pemangkasan Pohon Sepanjang Jalan Antipasai Tumbang

Foto : Petugas DLH Kota Probolinggo Melakukan Pengecekan Pohon Yang Usianya Sudah Tua
494
ad

MEMOonline.co.id, Probolinggo - Tak peduli hari minggu kantor libur petugas Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) kota Probolinggo terus melakukan pengecekan pohon yang usianya sudah tua sepanjang jalan.

Setiap bulan agustus, musim angin mulai memasuki Kota Probolinggo, untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang, jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo secara intens mengecek beberapa pohon dengan usia tua yang dianggap rawan tumbang.

“Pohon - pohon di jalan yang rawan tumbang, kita coba antisipasi dengan melakukan pemangkasan atau ditebang, "kata Kepala DLH Kota Probolinggo, Rachmadeta Antariksa. Minggu (22/8/2021).

Kejadian pohon tumbang beberapa waktu lalu, menurutnya, pohon - pohon tersebut sudah berada dalam pengawasan DLH dan masih dianggap aman dari bahaya pohon tumbang, usia pohon tumbang juga belum terlalu tua, namun karena angin yang cukup kencang sehingga DLH tidak bisa memprediksi akan terjadi tumbang pada pohon - pohon tersebut.

“Memang ada beberapa pohon yang lokasinya berada di ruas jalan Nasional, dan kita tidak bisa memprediksi karena bukan ranah kita masuk kesana, "terangnya.

Berbeda dengan beberapa pohon yang berada di ruas jalan milik Pemkot Probolinggo, selalu menjadi perhatian dari DLH. Masih di tengah kondisi cuaca angin terkadang diikuti hujan.

Rachmadeta tetap memerintahkan jajarannya untuk terus mengecek keberadaan pohon - pohon yang masih dianggap rawan.

"Kami telah melakukan pemangkasan pohon juga di beberapa ruas jalan, seperti di Jalan Gatot Subroto, Dr Saleh dan beberapa titik lainnya, 'ujarnya.

Selain antisipasi pohon tumbang yang harus di waspadai, Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya sampah yang di buang ke selokan atau sungai. Hal itu bisa menyumbat aliran sungai dan mengakibatkan banjir apabila musim hujan. Sosialisasi tidak membuang sampah sembarangan selalu dilakukan oleh DLH.

“Jangan sampai terjadi banjir yang di salahkan sampah, tetapi perilaku manusia yang harus di salahkan, "ungkap Deta panggilan akrabnya.

Penulis: Agus

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Warga nyalabu menangkap seorang pria yang diduga pencuri. Minggu (7/8/2022) Sore sekitar pukul 17....

MEMOonline.co.id. Bekasi - Sungguh sial nasib tenaga kesehatan (Nakes) yang telah berjuang untuk masyarakat di saat pandemi Covid-19...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Deklarasi Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) dihadiri ribuan petani...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Hasil mengecewakan kembali diraih Persik Kediri saat tandang ke markas Madura United dalam...

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Derby Jawa Timur antara Madura United vs Persik Kediri yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu...

Komentar