MEMO Online › Pemerintahan

PMI Jember Gencar Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Alat Semprot Ke Sejumlah Ponpes

Rabu, 05 Agustus 2020 16:27 WIB · 1 kali dibaca

Foto: Petugas PMI Jember saat melakukan penyemprotan.
Foto: Petugas PMI Jember saat melakukan penyemprotan.
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id, Jember - Tim relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember hingga kini aktif menyemprotkan  disinfektan ke sejumlah daerah. Hal itu dilakukan karena corona virus disease 2019 (Covid-19) belum sepenuhnya hilang dari kota Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember H Zaenal Marzuki menyampaikan, penyemprotan gencar dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona. Di Kecamatan Tanggul sendiri pihaknya mencatat ada penambahan kasus positif terpapar virus covid-19.

"PMI bersama masyarakat akan terus berupaya memutus rantai Covid-19 di Kabupaten Jember, tidak hanya penyemprotan disinfektan namun untuk mencegah demam berdarah, hingga kini PMI masih terus bersiaga," ucap dia. Rabu (5/8/20).

H Zaenal Marzuki menambahkan, sebagai langkah taktis, PMI memberikan alat semprot serta cairan disinfektan terhadap sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Jember. Diantaranya, Ponpes Fatihul Ulum Manggisan, Ponpes Miftahul Ulum Manggisan Kecamatan Tanggul dan Ponpes Miftahul Ulum Yosorati Sumberbaru.

"Masing-masing Ponpes diberikan alat semprot 2 unit dan 1 kardus cairan desinfektan," imbuhnya.

Dengan diberikannya fasilitas tersebut, pihaknya berharap Ponpes setempat memanfaatkannya dengan baik. Sehingga para santri dapat menyemprot disinfektan secara mandiri.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan selalu hidup bersih," harapnya.

Ia mengungkapkan, PMI Jember tidak hanya melakukan penyemprotan desinfektan saja. Melalui tim promosi kesehatan (promkes) PMI kabupaten Jember juga aktif keliling ke hampir semua kecamatan untuk melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19. Sekaligus membagi-bagikan masker  kepada masyarakat. 

“Tim Promkes PMI aktif ke lapangan kampir tiap hari. Mereka sosialisasi agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu pakai masker, jaga jarak dan selalau cuci tangan,” pungkasnya. (Inu/Zai/Red)

Berita lain di Pemerintahan