MEMO Online › Sosial & Masyarakat

Konsolidasi ke Jatim, SMSI Sumenep Bahas Penataan Anggota hingga UKW 2027

Kamis, 08 Oktober 2026 14:14 WIB

Foto: SMSI Sumenep saat Konsolidasi ke SMSI Jatim
Foto: SMSI Sumenep saat Konsolidasi ke SMSI Jatim
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Surabaya- Pengurus dan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan ke Kantor SMSI Jawa Timur di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Kamis (8/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi.

Pertemuan juga dimanfaatkan untuk mematangkan sejumlah program kerja yang sebelumnya dibahas dalam rapat di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep.

Rombongan SMSI Sumenep diterima langsung Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, didampingi Sekretaris SMSI Jatim Tarmuji serta Ketua Bidang Riset dan Pendidikan, Mochamad Makrupi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua SMSI Sumenep Wahyudi menyampaikan perkembangan terbaru organisasi, termasuk bergabungnya sejumlah figur ke dalam kepengurusan.

Di antaranya mantan Ketua PWI Sumenep Samsul Arifin dan mantan Kepala Biro Radar Madura Jawa Pos, Prengky Wirananda.

Saat ini, Wahyudi menyebut jumlah anggota SMSI Sumenep tercatat sebanyak 22 orang.

Jumlah tersebut merupakan kondisi setelah tiga anggota dikeluarkan dari keanggotaan, masing-masing Pemimpin Redaksi Nusa Insider, Pemimpin Redaksi Lensa Madura, dan Pemimpin Redaksi Klik Times.

Wahyudi menegaskan, penataan keanggotaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga organisasi tetap berjalan sesuai dengan aturan dan AD/ART SMSI.

“Kami tidak ingin SMSI ini rusak karena tangan-tangan yang tidak profesional dan sikap atau perbuatan yang melenceng dari AD-ART SMSI,” kata Wahyudi.

Selain konsolidasi internal, SMSI Sumenep juga memaparkan sejumlah rencana program kerja.

Salah satunya pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang direncanakan digelar pada 2027.

Menurut Wahyudi, penguatan organisasi akan terus dilakukan agar SMSI tidak hanya solid secara internal, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan tetap berjuang agar SMSI ini menjadi organisasi yang diterima oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura dan Jawa Timur secara umum,” ujarnya.

Sekretaris SMSI Jawa Timur Tarmuji mengapresiasi kunjungan pengurus SMSI Sumenep. Ia menilai komunikasi antara SMSI Sumenep dengan pengurus provinsi selama ini berjalan aktif.

“Saya mengapresiasi sekali teman-teman Sumenep yang sangat sering berkunjung ke Jawa Timur, sangat aktif sekali. Terima kasih,” kata Tarmuji.

Ketua SMSI Jatim Sokip juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas organisasi SMSI Sumenep.

Ia menyebut SMSI Sumenep sebagai salah satu daerah yang aktif menjalankan kegiatan organisasi.

“SMSI Sumenep ini adalah SMSI yang paling solid, kompak, aktif, dan semoga seluruh program kerja terlaksana secara baik dan bermanfaat bagi anggota,” ujar Sokip.

Menurutnya, keberadaan organisasi harus memberikan manfaat nyata bagi anggota, baik dalam penguatan jaringan, pengembangan profesional maupun aspek lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sokip turut menyinggung keputusan SMSI Sumenep terkait penataan dan pengeluaran sejumlah anggota.

Ia mengapresiasi ketegasan pengurus daerah dalam menjaga aturan organisasi.

Namun, ia mengingatkan agar setiap keputusan yang menyangkut keanggotaan terlebih dahulu dikomunikasikan dengan pengurus SMSI Jawa Timur.

Menurut Sokip, persoalan keanggotaan merupakan hal sensitif karena berkaitan dengan aspek emosional dan harga diri anggota.

“Karena hal itu adalah hal yang sangat menyentuh emosional dan harga diri anggota. Mudah-mudahan itu tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Selain itu, Sokip mendorong SMSI Sumenep turut mempersiapkan program SMSI Award 2027.

Agenda tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala setiap dua tahun.

Ia berharap berbagai program yang telah dirancang SMSI Sumenep dapat direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi organisasi maupun seluruh anggotanya.

“SMSI Sumenep luar biasa. Terima kasih,” pungkas Sokip.(*)

Berita lain di Sosial & Masyarakat