iklan untuk wartawan baru

MEMO Online › Pendidikan

Kepsek SDN Kalianget Timur IV beserta Guru yang Mendampingi Dipanggil Kadisdik Sumenep Usai Video Pernyataannya Viral di Medsos

Senin, 28 September 2026 18:30 WIB

Foto: Potongan video viral Kepsek SDN Kalianget Timur IV beserta Guru yang Mendampingi saat dikonfirmasi LSM
Foto: Potongan video viral Kepsek SDN Kalianget Timur IV beserta Guru yang Mendampingi saat dikonfirmasi LSM
Bagikan: WhatsApp Facebook X

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pernyataan Kepala SDN Kalianget Timur IV, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, terkait pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang viral di media sosial, berujung pada pemanggilan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep.

iklan dbhct lumajang

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Mohamad Iksan, S.Pd., M.T., mengatakan pihaknya telah memanggil Kepala SDN Kalianget Timur IV beserta guru yang mendampinginya untuk memberikan arahan terkait pelaksanaan kegiatan revitalisasi sekolah.

“Saya sudah memanggil Kepala SDN Kalianget Timur IV dan guru yang mendampinginya. Saya sampaikan agar pelaksanaan kegiatan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan,” ujar Mohamad Iksan.

Ia menjelaskan, program revitalisasi atau rehabilitasi SDN Kalianget Timur IV tersebut dilaksanakan secara swakelola.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh B2SP atau panitia pelaksana satuan pendidikan.

Karena itu, pihaknya meminta seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan mengacu pada dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati.

“Karena kegiatan revitalisasi atau rehab tersebut bersifat swakelola, pelaksanaannya dilakukan oleh B2SP atau panitia pelaksana satuan pendidikan. Harapan saya, seluruh proses dilaksanakan sesuai dengan dokumen PKS yang telah disepakati,” katanya.

Mohamad Iksan juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Sumenep terbuka terhadap koreksi maupun masukan masyarakat mengenai pelaksanaan program tersebut.

“Kalau ada koreksi atau masukan, silakan disampaikan kepada saya. Nantinya akan kami tindak lanjuti dengan turun ke lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah memerintahkan Kepala Bidang SD untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Berdasarkan laporan yang diterima, pelaksanaan kegiatan disebut telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan.

“Saya juga sudah memerintahkan Kabid SD untuk mengecek langsung ke lokasi dan kami sudah mendapat laporan bahwa kegiatan tersebut telah dilakukan sesuai dengan mekanismenya,” kata Mohamad Iksan.

Selain memanggil pihak sekolah, Dinas Pendidikan Sumenep juga telah meminta keterangan dari konsultan pengawas dan konsultan perencana terkait pelaksanaan kegiatan revitalisasi tersebut.

Pemanggilan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Disdik Sumenep memastikan program revitalisasi berjalan sesuai mekanisme dan dokumen yang telah ditetapkan.

Sorotan Transparansi Anggaran

Di sisi lain, transparansi anggaran program revitalisasi SDN Kalianget Timur IV juga masih menjadi sorotan.

Hingga kini, nominal anggaran atau nilai kontrak pekerjaan belum tercantum secara terbuka pada papan informasi proyek.

Padahal, program revitalisasi tersebut menggunakan anggaran negara dan berkaitan langsung dengan fasilitas pendidikan yang digunakan masyarakat.

Upaya konfirmasi mengenai besaran anggaran juga telah dilakukan.

Sejumlah wartawan menghubungi konsultan pengawas melalui pesan WhatsApp untuk meminta penjelasan mengenai nilai pekerjaan sekaligus alasan nominal anggaran tidak tercantum pada papan informasi proyek.

Namun, hingga berita ini disusun, pesan konfirmasi tersebut belum mendapatkan respons.

Sebelumnya, pihak sekolah menyampaikan bahwa pencantuman nilai anggaran pada papan informasi berkaitan dengan arahan konsultan.

Sementara dari pihak Dinas Pendidikan Sumenep sebelumnya disampaikan bahwa informasi mengenai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dapat dikonfirmasi kepada konsultan perencana dan konsultan pengawas.

Perbedaan penjelasan tersebut membuat mekanisme keterbukaan informasi mengenai nilai pekerjaan masih perlu diperjelas oleh pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, konsultan pengawas belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilakukan melalui WhatsApp.

Media ini membuka ruang bagi konsultan perencana, konsultan pengawas, pihak sekolah, B2SP, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai nilai anggaran, nilai kontrak, serta mekanisme penyampaian informasi proyek kepada publik.(*)

iklan bawag

Berita lain di Pendidikan