News Update! Pulang Disambut Ratusan Warga, Munif: Perjuangan Cabut HGU PT Kali Jeruk Baru Tetap Dilanjutkan
MEMOonline.co.id. Lumajang- Ratusan warga menyambut kepulangan Munif, Sekjen Serikat Tani Lumajang, di kediamannya, Desa Sumberwringin, Jumat (9/10/2026) siang.
Sebelumnya, Munif sempat diamankan kepolisian bersamaan dengan pembongkaran blokade jalan yang dilakukan masyarakat dari tiga desa — Salak, Kalipenggung, dan Ranulogong.
Perlakuan Baik di Mapolres, Ajak Warga Tak Termakan Fitnah.
Munif menyampaikan bahwa selama berada di Mapolres Lumajang, dirinya diperlakukan dengan baik. Bahkan sebelum kepulangannya, ia sempat diajak makan siang bersama Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi.
"Saya diminta menyampaikan pesan Bapak Kapolres agar kita semua menjaga kondusivitas. Selama di sana saya diperlakukan sangat baik, bahkan sempat diajak makan siang bersama Bapak Kapolres sebelum pulang," ujarnya.
Ia meminta warga mengesampingkan pikiran negatif dan tidak mudah termakan kabar yang belum jelas kebenarannya.
"Saya mohon, mari kita sisihkan segala pikiran negatif dan jangan mudah termakan fitnah serta kabar yang belum jelas kepastiannya," pesannya.
Mengakui Blokade Salah, Namun Tak Ada Pilihan Lain.
Munif juga mengakui bahwa secara hukum pemblokiran jalan tidak dibenarkan. Namun ia menjelaskan langkah tersebut diambil karena tuntutan warga terkait pencabutan izin HGU belum menemukan jalan keluar.
"Saya memahami dan mengakui jika blokade jalan secara hukum itu salah. Tapi saya sampaikan, jika kami di sini tidak punya pilihan lain selain blokade jalan, agar tuntutan kami — yakni rekomendasi pencabutan izin HGU Perkebunan PT Kali Jeruk Baru — dikabulkan," tegasnya.
Kapolres Minta Direktur PT Kali Jeruk Baru Hadir Langsung.
Munif mengapresiasi sikap tegas kepolisian yang dinilainya bertujuan meletakkan persoalan pada tempat yang benar.
"Bapak Kapolres berjanji secepatnya akan memanggil Mayo, Direktur PT Kali Jeruk Baru. Saat dihubungi, beliau mengiakan akan hadir atau mengirim pengacaranya. Namun Bapak Kapolres menegaskan meminta agar Mayo sendiri yang hadir," jelas Munif.
"Saya yakin Bapak Kapolres bisa menengahi permasalahan ini dengan adil," tambahnya.
Pernyataan ini disambut baik oleh ratusan warga yang hadir. Masyarakat berharap pertemuan yang dijanjikan segera terlaksana dan membawa solusi yang adil bagi semua pihak.(Mas Her)